Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Medan | Sumut24 Sebanyak 300 ton daging sapi yang akan dijual dengan harga sebesar Rp80 ribu per kilogram (kg) sesuai instruksi Presiden Jokowi siap didistribusikan ke pasar-pasar tradisional Medan.
Baca Juga:
- Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
- Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
- Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumatera Utara (Sumut) Fattah Yasin mengatakan, pasokan daging itu akan tiba secara bertahap ke Medan dalam waktu dekat. Dalam minggu ini akan masuk 11 ton hingga akhirnya total 300 ton siap didistribusikan ke pasar-pasar tradisional dalam bentuk operasi pasar (OP).
“Seperti hari ini (kemarin) sudah ada yang kami jual di kantor Bulog dengan pasokan sebanyak 600 kg namun baru laku terjual 20 kg. Selanjutnya akan disebar ke pasar-pasar tradisional di sini,” katanya kepada wartawan di Medan, Rabu(8/6). Namun untuk lokasi pasar, lanjut dia, pihaknya belum menentukan. Pasalnya masih akan dirapatkan bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID). Yang pasti akan disebarkan ke pasar-pasar pantuan TPID.
Dikatakannya, daging ini merupakan impor dari Australia dan New Zealand yang sudah tiba di Jakarta baru-baru ini. Dari Jakarta kemudian disebar ke berbagai daerah termasuk Medan. Jadi harganya ditetapkan langsung dari pusat yaitu Rp80 ribu per kg.
Wakil Ketua TPID Sumut Difi A Johansyah mengatakan, penambahan komoditas dalam OP Bulog dari selama ini hanya fokus pada bawang merah dan cabai merah diharapkan mampu menurunkan harga daging sapi yang saat ini lebih dari Rp110 ribu per kg.
Dia yakin, langkah-langkah yang dilakukan instansi dalam TPID ini bisa membuat kebutuhan di tingkat masyarakat terpenuhi sehingga tidak lagi terbebani dengan tingginya harga komoditas di pasar saat ini.
“TPID akan membantu semua langkah yang dilakukan tiap instansi. Dengan begitu ekspektasi masyarakat akan berubah sehingga harga tidak terus melonjak,” pungkasnya.(W04)
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota