Minggu, 27 September 2026

Buruh Rela Basah Kuyup, Demi Penghapusan Sistem Kontrak

Administrator - Jumat, 29 April 2016 08:17 WIB
Buruh Rela Basah Kuyup, Demi Penghapusan Sistem Kontrak

MEDAN | SUMUT24 Ratusan massa buruh yang tergabung Aliansi Pekerja Buruh Daerah Sumatera Utara (APDSU) rela berunjuk rasa dengan guyuran hujan deras dan basah kuyup, di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Jalan Diponegoro Medan, Kamis (28/4).

Baca Juga:

Dalam unjuk rasa memperingati May Day 2016 tersebut, para pengunjuk rasa menolak PP Nomor 78 Tahun 2016 yang dianggap mengebiri kenaikan upah buruh dan meminta pemerintah menghapuskan pekerja kontrak.

“Kami meminta Plt Gubsu berjumpa dengan kami. Banyak kasus-kasus buruh di Sumut ini yang mungkin pak Plt Gubsu tahu, maka kami ingin sekali berjumpa dengan pak Plt,” teriak orator.

Pantauan Wartawan, tak hanya buruh yang basah kuyup. Petugas Satpol PP yang bertugas menjaga unjuk rasa buruh juga ikut basah kuyup. Semantara para polisi yang ditugaskan menjaga keamanan, memilih berteduh menyelamatkan diri masing-masing dari guyuran hujan.

Aksi massa yang dikawal aparat kepolisian sehingga mengakibatkan ruas jalan Diponegoro sempat ditutup para pengunjuk rasa, sehingga kemacetan lalu lintas tak bisa dihindarkan. Dalam tuntutannya, buruh menolak sistem kontrak terhadap buruh.

Buruh juga minta Pemprovsu memperhatikan dan memperjuangkan aspirasi buruh. Karena, banyak buruh mengalami persoalan hingga penindasan dan luput dari perhatian dan kepedulian pemerintah. Apalagi buruh mengaku, para pengusaha kerap menjadikan para karyawan atau buruhnya tidak selayaknya sebagai pekerja dan manusiawi.

Setelah berorasi, utusan delegasi para huruh kemudian diterima oleh  Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Bukit Tambunan di gedung lama kantor Gubsu, untuk membicarakan persoalan buruh tersebut. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas*
Hadiri Musda XVI KNPI Tanjungbalai, Fadly Abdina Dorong Konsolidasi Pemuda Bangun Sinergi Sehat dengan Pemerintah
Dukung Sumut Bebas Rabies 2030, Wali Kota Tanjungbalai: Siap Berkolaborasi
YBM PLN UID Sumut Kukuhkan GENCAR Batch III, GM PLN: Kepedulian Harus Tumbuh Menjadi Gerakan Berkelanjutan
Mendiktisaintek Dorong USU Jadi Pusat Unggulan Iptek di Sumatera
Tutup Jambore Anak Asahan 2026, Bupati Taufik : Bangga Menjadi Anak Asahan, Cerdas dan Berkarater Sambut Indonesia Emas 2045
komentar
beritaTerbaru