Kamis, 29 Oktober 2026

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut Tewas Tersangkut di Jaring Ikan Milik Nelayan

Administrator - Senin, 21 Oktober 2019 11:26 WIB
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut Tewas Tersangkut di Jaring Ikan Milik Nelayan

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kantor SAR Medan berjumlah 7 orang, personel Polsek Percut Seituan 3 orang, Babinsa 2 orang, PMI 5 orang dan Pramuka 1 orang serta dibantu aparat pemerintah kecamatan Percut Seituan dan desa akhirnya menemukan, M Yadi (13) korban hanyut di sugai denai dalam keadaan tidak bernyawa, Senin (21/10/2019).

Penemuan mayat korban dari pasangan suamim istri (pasutri) bernama Madi dan Yuni, warga Jalan Pasar IX Pondok 3, Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, setelah Tim SAR gabungan sejak, Minggu (20/10/2019) kemarin melakukan pencarian hingga korban ditemukan tewas pada, Senin (21/10/2019) siang sekira pukul 13.00 WIB, tersangkut di jaring ikan milik nelayan.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo SIK saat dikonfirmasi wartawan membenarkan, jika korban (M Yadi) sudah ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meniggal dunia. “Saat ini jenazah korban sudah dikembalikan kepada ppihak keluarga/.

Sementara, Humas Kantor SAR Medan Hisar Turnip menerangkan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, di laut sejauh kurang lebih 25 Km dari LKP (lokasi terakhir jatuh),” kata Hisar, Senin (21/10/2019). “Korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah dilakukan evakuasi, korban langsung diserahkan kepada keluarganya,” terang Hisar.

Sebelumnya, diketahui Kantor pencarian dan pertolongan (SAR) Medan, menerima informasi orang hanyut di Sungai Denai, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Minggu (20/10/2019).

Informasi diterima sekitar pukul 20.00 WIB dari Yoga anggota Pramuka Deli Serdang yang memberitahukan bahwa korban sedang berjalan ditepi sungai dan terpeleset jatuh kedalam sungai.

Korban yang jatuh ke dalam sungai Denai, diketahui atas nama, Yadi (13), warga Jalan Pasar IX Pondok 3, Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan. Saat korban terjatuh sekitar pukul 17.00 WIB, korban sedang mandi di sungai bersama teman-temannya.

Menurut saksi, korban tenggelam tepatnya di jembatan Gang Murai. Kondisi sungai sedang banjir dan warga yang melihat kejadian langsung melaporkan ke Kantor SAR Medan. Korban sempat timbul lagi kepermukaan, namun kemudian tidak terlihat lagi. Saat kejadian dilokasi cuaca sedang hujan.

Tim SAR yang mendapat informasi langsung berkoordinasi dengan keluarga korban dan melakukan Scouting Darat atau penyisiran/pemantauan korban melalui darat dan pinggir sungai.

Karena jarak pandang tidak memungkinkan menurunkan LCR. Korban belum berhasil untuk ditemukan. Sampai akhirnya dilanjutkan hari ini pencarian kedua dan korban berhasil ditemukan 25 Km dari lokasi awal jatuh sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung diserahkan kepada keluarga korban.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PLN UIP SBU Teguhkan Semangat Pengabdian Dalam Membangun Infrastruktur Ketenagalistrikan Sumatera Utara hingga Aceh
Julpan Tambunan Terpilih sebagai Ketua PWI Tabagsel Periode 2026–2029 Bawa Semangat “PWI Satu untuk Semua”
Konferensi IX PWI Tabagsel 2026, Kapolres Padangsidimpuan Dorong Pers Profesional
Sosialisasi Penanganan Gigitan Hewan Penular Rabies Resmi Dibuka, Pemkab Asahan Genjot Langkah Menuju Bebas Rabies 2030
Dandenpom I/5 Medan Kunker ke Belawan, Perkuat Sinergi, Resmikan Musholla, dan Silaturahmi Lintas Instansi
HUT ke-62 Golkar, Andar Amin Harahap Tekankan Kader Dewasa Berpolitik
komentar
beritaTerbaru