Sudah Lapor Mendagri Berobat Ke Luar Negeri, Rico Waas Tegaskan Tidak Gunakan Dana APBD
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian Dalam
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kantor SAR Medan berjumlah 7 orang, personel Polsek Percut Seituan 3 orang, Babinsa 2 orang, PMI 5 orang dan Pramuka 1 orang serta dibantu aparat pemerintah kecamatan Percut Seituan dan desa akhirnya menemukan, M Yadi (13) korban hanyut di sugai denai dalam keadaan tidak bernyawa, Senin (21/10/2019).
Penemuan mayat korban dari pasangan suamim istri (pasutri) bernama Madi dan Yuni, warga Jalan Pasar IX Pondok 3, Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, setelah Tim SAR gabungan sejak, Minggu (20/10/2019) kemarin melakukan pencarian hingga korban ditemukan tewas pada, Senin (21/10/2019) siang sekira pukul 13.00 WIB, tersangkut di jaring ikan milik nelayan.
Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo SIK saat dikonfirmasi wartawan membenarkan, jika korban (M Yadi) sudah ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meniggal dunia. “Saat ini jenazah korban sudah dikembalikan kepada ppihak keluarga/.
Sementara, Humas Kantor SAR Medan Hisar Turnip menerangkan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, di laut sejauh kurang lebih 25 Km dari LKP (lokasi terakhir jatuh),” kata Hisar, Senin (21/10/2019). “Korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah dilakukan evakuasi, korban langsung diserahkan kepada keluarganya,” terang Hisar.
Sebelumnya, diketahui Kantor pencarian dan pertolongan (SAR) Medan, menerima informasi orang hanyut di Sungai Denai, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Minggu (20/10/2019).
Informasi diterima sekitar pukul 20.00 WIB dari Yoga anggota Pramuka Deli Serdang yang memberitahukan bahwa korban sedang berjalan ditepi sungai dan terpeleset jatuh kedalam sungai.
Korban yang jatuh ke dalam sungai Denai, diketahui atas nama, Yadi (13), warga Jalan Pasar IX Pondok 3, Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan. Saat korban terjatuh sekitar pukul 17.00 WIB, korban sedang mandi di sungai bersama teman-temannya.
Menurut saksi, korban tenggelam tepatnya di jembatan Gang Murai. Kondisi sungai sedang banjir dan warga yang melihat kejadian langsung melaporkan ke Kantor SAR Medan. Korban sempat timbul lagi kepermukaan, namun kemudian tidak terlihat lagi. Saat kejadian dilokasi cuaca sedang hujan.
Tim SAR yang mendapat informasi langsung berkoordinasi dengan keluarga korban dan melakukan Scouting Darat atau penyisiran/pemantauan korban melalui darat dan pinggir sungai.
Karena jarak pandang tidak memungkinkan menurunkan LCR. Korban belum berhasil untuk ditemukan. Sampai akhirnya dilanjutkan hari ini pencarian kedua dan korban berhasil ditemukan 25 Km dari lokasi awal jatuh sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung diserahkan kepada keluarga korban.(W02)
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian Dalam
kota
Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
kota
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
sumut24.co ASAHAN, Demi memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan, Polres Asahan kembali menunj
News
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
News
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
kota