Senin, 06 Juli 2026

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut Tewas Tersangkut di Jaring Ikan Milik Nelayan

Administrator - Senin, 21 Oktober 2019 11:26 WIB
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut Tewas Tersangkut di Jaring Ikan Milik Nelayan

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kantor SAR Medan berjumlah 7 orang, personel Polsek Percut Seituan 3 orang, Babinsa 2 orang, PMI 5 orang dan Pramuka 1 orang serta dibantu aparat pemerintah kecamatan Percut Seituan dan desa akhirnya menemukan, M Yadi (13) korban hanyut di sugai denai dalam keadaan tidak bernyawa, Senin (21/10/2019).

Penemuan mayat korban dari pasangan suamim istri (pasutri) bernama Madi dan Yuni, warga Jalan Pasar IX Pondok 3, Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, setelah Tim SAR gabungan sejak, Minggu (20/10/2019) kemarin melakukan pencarian hingga korban ditemukan tewas pada, Senin (21/10/2019) siang sekira pukul 13.00 WIB, tersangkut di jaring ikan milik nelayan.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo SIK saat dikonfirmasi wartawan membenarkan, jika korban (M Yadi) sudah ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meniggal dunia. “Saat ini jenazah korban sudah dikembalikan kepada ppihak keluarga/.

Sementara, Humas Kantor SAR Medan Hisar Turnip menerangkan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, di laut sejauh kurang lebih 25 Km dari LKP (lokasi terakhir jatuh),” kata Hisar, Senin (21/10/2019). “Korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah dilakukan evakuasi, korban langsung diserahkan kepada keluarganya,” terang Hisar.

Sebelumnya, diketahui Kantor pencarian dan pertolongan (SAR) Medan, menerima informasi orang hanyut di Sungai Denai, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Minggu (20/10/2019).

Informasi diterima sekitar pukul 20.00 WIB dari Yoga anggota Pramuka Deli Serdang yang memberitahukan bahwa korban sedang berjalan ditepi sungai dan terpeleset jatuh kedalam sungai.

Korban yang jatuh ke dalam sungai Denai, diketahui atas nama, Yadi (13), warga Jalan Pasar IX Pondok 3, Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan. Saat korban terjatuh sekitar pukul 17.00 WIB, korban sedang mandi di sungai bersama teman-temannya.

Menurut saksi, korban tenggelam tepatnya di jembatan Gang Murai. Kondisi sungai sedang banjir dan warga yang melihat kejadian langsung melaporkan ke Kantor SAR Medan. Korban sempat timbul lagi kepermukaan, namun kemudian tidak terlihat lagi. Saat kejadian dilokasi cuaca sedang hujan.

Tim SAR yang mendapat informasi langsung berkoordinasi dengan keluarga korban dan melakukan Scouting Darat atau penyisiran/pemantauan korban melalui darat dan pinggir sungai.

Karena jarak pandang tidak memungkinkan menurunkan LCR. Korban belum berhasil untuk ditemukan. Sampai akhirnya dilanjutkan hari ini pencarian kedua dan korban berhasil ditemukan 25 Km dari lokasi awal jatuh sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung diserahkan kepada keluarga korban.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
Stand Bapenda Sumut "Anti Celingak-Celinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
komentar
beritaTerbaru