Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
kota
Jakarta I SUMUT24
Baca Juga:
Dewan Masjid Indonesia (DMI) bekerja sama dengan Yayasan As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy dari Arab Saudi segera membangun museum sejarah Nabi Muhammad SAW di Indonesia. Museum tersebut nantinya akan berisi sejarah perjalanan hidup Rasulullah SAW.
“Jadi isi (museum)-nya sesuatu yang ditonjolkan adalah yang selama ini kita baca tentang sejarah Rasulullah SAW dari bacaan-bacaan, ini akan ditampilkan baik dalam bentuk visual maupun wujud benda,” ujar Ketua Yayasan As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy, Abdullah Nasir Al Qarni, seusai mengadakan rapat dengan Waketum PP DMI Syafruddin di Kantor DMI, Jalan Jenggala I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019).
“Semua yang ada dalam masa Rasulullah akan ada di museum ini. Jadi masyarakat bisa melihat, bentuknya, ukurannya sama persis seperti ketika zaman Rasulullah,” ujar Abdullah menambahkan.
Abdullah menjelaskan bahwa penggambaran sejarah Nabi di museum tersebut tidak hanya berupa benda fisik, namun juga bentuk tiga dimensi dan hologram.
“Semua akan ada, baik tiga dimensi, hologram, dan lain sebagainya. Seperti museum di Dubai, di situ ada miniatur seakan-akan kita jalan seperti di Madinah. Ada miniatur Madinah dan ada miniatur Mekah. Juga ada miniatur perjalanan hijrah dari Mekah dan Madinah,” ujar Abdullah.
Pada kesempatan yang sama, Syafruddin menyebutkan bahwa Museum Nabi Muhammad ini rencananya tidak hanya dibangun di Indonesia, namun juga di 25 negara lainnya.
Saat ditanya mengenai jadwal pembangunan museum, Syafruddin belum menjawab secara detil. Namun ia menyebut akan ditandatangani nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak di Mekah pada September mendatang. “Kita mau mengadakan MoU dulu di Mekah pada akhir bulan depan,” ujar Syafruddin.
Sementara mengenai lokasi pembangunan museum, Syafruddin menyebut bahwa sejauh ini ada 2 opsi kuat, yakni di wilayah Cimanggis, Depok dan di dalam kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
“Ada beberapa alternatif, pertama di Cimanggis, Depok. Itu berdampingan dengan kampus baru Universitas Islam Internasional Indonesia. Atau bisa saja di Taman Mini Indonesia Indah, karena itu tempat wisata. Yang sudah pasti dua tempat itu, tinggal mau memilih yang mana,” ujar Syafruddin. (red)
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
kota
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
kota
sumut24.co LangkatKetua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua PWI Sumatera
kota
sumut24.co MedanWakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.Sos., M.AP menghadir
kota
sumut24.co MedanStan UPT Taman Budaya Sumatera Utara menjadi salah satu daya tarik magnetik pada malam pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara
kota
sumut24.co MedanPermasalahan banjir dan infrastruktur khususnya jalan rusak menjadi keluhan warga yang disampaikan langsung kepada Wali Ko
kota
sumut24.co MedanEvent Pesona Colorful Medan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke436 Kota Medan resmi digelar pada Sabtu, 4 Juli 2
kota
Mahasiswa FH UMSU Laporkan Oknum Karyawan Leasing ACC ke Polrestabes Medan atas Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Beralih Fungsi Sejak 2014&ndash2026 Kawasan HTR Koperasi Tani Mandiri Diduga Berubah Menjadi Kebun Sawit, Ada Bukti Kwitansi
kota
Ketua Umum PP TPI Soliditas dan Integritas Kunci Mewujudkan Visi Lembaga Pendidikan Islam
kota