Sabtu, 04 Juli 2026

Mobil Vendor Pengisian ATM Dirampok, Uang Tunai Rp 400 Juta Dibawa Kabur

Administrator - Kamis, 01 Agustus 2019 10:53 WIB
Mobil Vendor Pengisian ATM Dirampok, Uang Tunai Rp 400 Juta Dibawa Kabur

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:
Sebuah mobil vendor pengisian ATM plat B 1005 SKV dirampok di depan Swalayan Irian Market, Jalan HM Joni  Simpang Bahagia, Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota, Kamis (1/8/2019) siang. Akibatnya uang tunai berjumlah kurang lebih Rp 400 juta, berhasil dibawa kabur oleh kawanan perampok. Berdasarkan informasi yang diperoleh dilokasi kejadian, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.14 WIB. Saat itu petugas Bendor, baru saja mengambil uang setoran yang disimpan dalam karung goni dari gudang barang Swalayan  Irian Market.

Namun, saat hendak memasukkan karung goni uang tersebut ke dalam mobil, pelaku yang ditaksir berjumlah dua orang, dengan sepeda motor menghampiri mobil vendor tersebut. Disaat petugas vendor lengah, saat hendak membuka kunci mobil, karung goni berisi uang itu pun dirampas.

“Kejadiannya cepat sekali, hanya beberapa detik,” ungkap seorang petugas Security Swalayan, Samanudi kepada wartawan.

Akibatnya, aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Namun, kedua perampok tersebut, dengan gesit, dapat melarikan diri kearah Jalan Sisingamangaraja.

Sementara itu, Adin, seorang petugas Vendor tersebut, mengakui, dari pengamatan CCTV, jika pihaknya memang telah diikuti oleh pelaku. Ia menyebutkan, kedua pelaku juga tidak dilengkapi dengan senjata. “Perampokan ini terjadi saat sedang akan melakukan pengamanan (uang) kedalam brankas,” jelasnya.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani yang ditemui dilokasi kejadian, mengatakan, bahwasanya mobil vendor itu memang baru saja mengambil uang dari pihak swalayan untuk distorkan ke Bank BCA.

“Jadi memang kebiasaan rutin mereka mengambil uang dari gudang Irian Market ini untuk disetorkan ke BCA. Saat hendak disetorkan uang sebanyak Rp 400Juta yang ada didalam goni dirampok oleh dua orang dan langsung kabur,” terang Kompol Revi.

Kompol Revi mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP sekaligus memeriksa sejumlah saksi. Revi juga menyatakan, bahwa saat kejadian, mobil vendor itu juga mendapatkan pengawalan dari petugas keamanan. “Yang mengawal jumlahnya ada tiga orang. Ini masih kita selidiki lebih lanjut kejadiannya,” pungkasnya. (W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
Hadir Langsung di Langkat, Ketum PWI Pusat Puji Farianda Sukses Rawat Kebersamaan Wartawan Sumut
Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50, Beragam Produk Unggulan Ditampilkan
Stan UPT Taman Budaya Sumut Angkat Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif
Gerak Cepat Rico Waas di Medan Labuhan: Dari Penanganan Banjir, Beton Jalan Utama, Perbaikan LPJU, hingga Layanan Adminduk
komentar
beritaTerbaru