Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi hadiri tatap muka Kapoldasu Irjen Pol Drs H Agus Andrianto SH MH dengan Tokoh agama,Tokoh adat dan Tokoh Masyarakat yang dilaksanakan di Aula Tribrata jalan Tanjong Morawa KM 10,5 Timbang Deli Medan Amplas, Kamis (2/4/2019).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, Waka Poldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum, Pju Polda Sumut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nst, Kasat Binmas Polrestabes Medan AKBP Rudi Rifani SIK, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara H Ahwan Zulhami SH MAP, Ketua FKUB Sumut, H Maratua Simanjuntak, Ketua MUI Kota Medan Prof H M Hatta MA, Tokoh adat dan Tokoh Masyarakat. Adapun kegiatan dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1440 H.
Awal kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, doa, sambutan dan arahan Kapolda Sumut, kata sambutan Kanwil Kemenag Agama, kata Sambutan Ketua MUI Medan dan foto bersama.
Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto mengatakan, kegiatan tatap muka dengan tokoh agama, Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat adalah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H yang sebentar lagi kita Laksanakan.
“Saya laksanakan tugas Kepolisian adalah sesuai dengan undang-undang nomor 2 tahun 2002 yaitu memelihara Kamtibmas, menjamin terselenggaranya perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat dan penegak hukum dalam rangka untuk terpeliharanya stabilitas,” kata Kapolda Sumut.
Sambung Kapolda, tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami jajaran kepolisian di seluruh Indonesia dan di Sumatera Utara khususnya sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, kami akan melakukan upaya karena pekerjaan kami bukan hanya sebagai pemadam kebakaran.
“Kami menangani permasalahan sejak dari mulai faktor-faktor yang dapat mengganggu stabilitas Kamtibmas. Oleh karena itu kami jemput bola agar apa yang kita prediksi itu ancaman faktual. Ini bisa kita cegah sehingga stabilitas di wilayah Sumatera Utara tetap terjaga,” ucap Irjen Pol Agus.
Kami atas nama pribadi dan jajaran Polda Sumatera Utara menghaturkan Terima kasih atas segala partisipasi Tokoh masyarakat, Tokoh agama danTokoh adat. Kemudian pemerintah daerah yang memberikan kontribusi dan membantu dari berbagai komunitas yang ada di masyarakat sehingga syukur alhamdulillah Sumatera Utara yang sejak Pilkada kemarin berjalan aman.
“Kami sadar itu semua adalah merupakan karunia Allah subhanahu Wa Ta’Ala kepada kita sekalian warga Sumatera Utara sehingga kita bisa dihindarkan dari hal-hal yang kemungkinan dapat menjadi permasalahan. Yang sekarang sama-sama kita rasakan begitu kuatnya masalah intoleran yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia yang menyampaikan bahwa bangsa Indonesia bukan hanya kaya tetapi juga masyarakatnya memiliki suku bangsa yang beraneka ragam,” urai orang nomor satu di Mapolda Sumut ini.(W02)
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News