Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) 2019 yang berlangsung secara serentak di Sumatera Utara (Sumut) pada 17 April kemarin berjalan ddngan aman, lancar dan kondusif. Bahkan tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya juga cukup tinggi dibanding pada 2014 tahun lalu.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs H Agus Andrianto SH MH, merasa bangga dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat. Terutama, bagi warga Sumut yang telah menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 ini,” katanya, Jum’at (19/4/2019).
Lanjut Kapolda, berdasarkan data yang dimilikinya, tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019 ini ternyata juga melebihi angka yang dicapai pada Pemilu 2014 serta Pilkada Gubernur yang lalu. Sebab, tutur dia, tingkat partisipasi yang diperoleh pada Pemilu kali ini, sampai melebihi angka diatas 77,5%.
“Luar biasa. Artinya animo pemilih untuk berpartisipasi naik cukup besar,” ujar Irjen Pol Agus Adrianto.
Kendati begitu, dengan telah dilaksanakannya proses pemungutan suara, Agus mengimbau, agar masyarakat dapat secara bersama-sama terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sumut terus terjalin. Sementara terhadap hasil Pemilu, ia menyarankan agar masyarakat lebih baik menyerahkannya kepada pihak yang berkompeten sesuai bidangnya.
“Bila ada kecurangan, ya dilaporkan kepada Bawaslu. Kalau penyelenggara yang menyalah ya laporkan ke DKPP, dan bila terjadi sengketa hasil silakan diajukan ke MK,” terang Kapolda Sumut.
Karena sambung Kapolda, tindakan yang bersifat anarkis serta menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum maupun terganggunya tahapan pemilu 2019, pihaknya tidak akan mentolerirnya. Ia menyatakan, Kepolisian bersama unsur TNI di Sumut, tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas terukur sesuai ancaman yang dihadapi di lapangan.
“Pesta Demokrasi sudah ditentukan pilihannya, jadi tidak ada lagi 1 dan 2, yang ada 1+2=3. Sila ke 3 Pancasila itu adalah Persatuan Indonesia. Untuk itu satukan perbedaan, satukan keberagaman, satukan tekad untuk menjaga Kamtibmas secara bersama-sama,” tutupnya.(W05)
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News