Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Seperti kata peribahasa, malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Ini lah nasib yang dialami, Sumardin. Hanya dikarenkan lancang memegang payudara seorang gadis, pria berusia 26 tahun ini babak belur dianiaya 3 pria yang tidak lain merupakan saudara dari sang perempuan hingga menghembuskan nafas terkahir.
Peristiwa tragis yang dialami Sumardin, warga Kaya Karsa Dalam, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat ini, tewas setelah sampai di RS Imelda Medan, Rabu (3/4/2019) dengan kondisi babak belur.
Informasi yang dihimpun dikepolisian aksi penganiayaan ini dipicu, dikarenakan korban diduga telah melecehkan adik kandung perempuan dari dua orang pelaku, dengan cara meremas buah dadanya.
Kapolsek Medan Barat Kompol Choky S Meliala didampingi Kanit Reskrim Iptu Herison Manullang kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut, atas kejadian ini pihak kepolisian telah menangkap dua dari ketiga pelaku penganiayaan tersebut.
Adapun kedua pelaku yang diamankan yakni, berenisial DR (23) warga Jalan Karya Suka Dame, Sei Agul, Medan Barat, serta BD (22) warga Pasar 2 Tembung, Kec Percut Seituan.
“Sementara satu pelaku lainnya atas nama ZH (35) warga Pasar 8 Gang Padi, Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung masih kita buru,” ujar Kompol Choky S Meliala.
Tambah Kompol Choky, dari hasil interogasi yang dilakukan kepada kedua pelaku, peristiwa penganiayaan ini bermula, ketika korban, pada Selasa (2/4/2019) sekitar pukul 18.30 WIB dengan nekat meremas payudara EDS, yang merupakan adik kandung dari pelaku Zulkifli dan Deni Rahmadan.
Tidak terima saudara perempuannya diperlakukan begitu, lalu ketiga pelaku ini mendatangi korban di Jalan Sekata, Lorong 6, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.
Tanpa basa basi ketiga pelaku secara b??ergantian memukuli korban dan menghaniaya korban hingga pingsan tidak berdaya, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Lanjut Kapolsek, satu dari pelaku lainnya bernama, Bahrianshah yang juga merupakan sepupu dari EDS, ketiga pelaku dapat dipastikan adalah keluarga,” jelasnya.
Namun, meski telah dirawat dirumah sakit, nyawa Sumardin tidak dapat tertolong. Sehingga oleh keluarganya, kasus penganiayaan tersebut dilaporkan ke Polsek Medan Barat
Selain ketiga pelaku petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepasang sepatu hitam korban, helm milik korban, serta satu potong jeket coklat milik pelaku atas nama Bahriansah saat melakukan pengganiayaan. Guna proses hukum saat ini dua dari tiga pelaku sudah kita jebloskan kedalam sel, Tutup Choky.(W05).
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News