Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
News
MEDAN | SUMUT24 Kinerja Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Sumut (Bapemaspemdes Provsu) Amran Uteh kian hari semakin “bobrokâ€. Karena itu jabatannya harus dievaluasi dan segera dicopot.
Baca Juga:
“Copot Amran Uteh, demikian ditegaskan anggota Komisi D DPRD Sumut Ir Juliski Simorangkir kepada wartawan, di Medan,Minggu (27/3).
Juliski mengatakan, Amran Uteh sudah tak layak menjabat di instansi Pemprovsu itu melihat tugasnya dinilai tak professional dalam mengemban tupoksinya melayani masyarakat Sumut.
Pernyataan ini saya ungkapkan berdasarkan perekrutan tenaga ahli pendamping desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) didengar tidak berkwalitas.Bahkan diakuinya ada unsure karena uang sebesar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta lebih untuk meluluskan calon PD dan PLD.
Selain itu saat seleksi perekrutan PD dan PLD diketahui semua calon ada indikasi titipan atau seleksi berazaskan keluarga atau sanak family, orang dekat maupun karena uang.
Memang, tambah Juliski Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Dapil (Daerah Pemilihan) Tapanuli Utara, Tobasa, Samosir ini menyebutkan, seluruh calon hasil seleksi yang sudah direkrut itu disinyalir bukan berdasarkan seleksi yang berkwalitas dan tidak sesuai basic atau ilmu pendidikan yang dimiliki seiring dengan pengalaman pada pembangunan infranstruktur. Sehingga dikhawatirkan orang yang direkrut sebagai PD dan PLD di setiap daerah diyakini kurang memahami tentang pembangunan di desa. Maka dengan itu amburadol dan hancurlah pembangunan didesa akibat PD tidak mengerti, kata Juliski. Karena itu seluruh tenaga ahli PD dan PLD yang sudah dikerjakan harus dievaluasi kembali.
“Buka dan investigasi kembali data-data peserta pendamping desa yang sudah dikerjakanâ€. Bila ditemukan data tersebut tidak sesuai persyaratan, maka PD harus diganti dan direkrut kembali dengan orang yang berkwalitas, tegas Juliski.
Sementara ditempat terpisah, Ketua Forum Orang Miskin (Formikom) Sumatera Utara, Lipen Simanjuntak turut angkat bicara mendengar ada permainan perekrutan PD dan PLD di Kantor Bapemaspemdes Provsu itu. Lipen juga sangat marah besar atas kinerja Amran Uteh. Untuk itu kami sangat mendukung anggota legislative, agar Amran Uteh dicopot. Jika Plt Gubsu juga tidak segera mencopot jabatan Amran Uteh, kami atas kelompok warga miskin dari desa akan melakukan aksi demo kekantor Gubsu, ungkap Lipen kesal.
Memang begitulah pejabat kita ini, lanjut Lipen lagi bernada tinggi. Bahwa nyata pejabat produk Gatot Pujdjonugroho di Pemprovsu masih bermental koruptor. Bagaimanalah kedepan nasib warga desa, jika pembangunan tidak berkwalitas. Pastinya nilai pembangunan didesa terisolir bakal semakin mundur dan tetap miskin, pungkasnya.
Sementara ketika wartawan mencoba komfirmasi ulang ke kantor Bapempemdes Provsu, Rabu (22/3) sangat disesalkan Kabadan menghilang dari kantornya. Bahkan pihak yang berkompenten, seperti Kabid Data Rekrutmen turut menghilang termasuk Sekretarisnya.
Mengaku Putra staf/ajudan Amran Uteh yang ditemui wartawan menyebutkan, bapak baru saja keluar. Tapi tak dijelaskan kemana. Nanti akan saya sampaikan kepada bapak, agar abang dihubungi, ujar Putra berjanji. Selanjutnya dihubung melalui nomor kontak pesawat seluler milik Amran Uteh dengan nomor. 0813344533……. sampai berita ini non aktif.(Ism)
Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
News
Gelar Pelantikan dan Rakerda 2026, Golkar Sumut Siap Menguningkan Sumatera Utara
News
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi Tokoh Masyarakat Jawa Sumut
News
Anggunnya Jelita Asri Ludin Tambunan dalam Balutan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
News
SYAMSUL RIZAL PASAL 33 HARUS MENJADI KOMPAS PEMBANGUNAN DAN KEDAULATAN EKONOMI BANGSA
News
Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
News
Yaspend Mulia Medan Cetak Atlet Pelajar Berprestasi hingga Tingkat Nasional
News
Siap Ruang, Si Petarung dan BPHTB Perkuat Layanan Digital Deli Serdang
News
Pemkab Deli Serdang Konsultasikan Perubahan KUAPPAS 2026 ke Kemendagri
News
Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin
News