Kamis, 02 Juli 2026

Gubernur Edy Rahmayadi Ajak OPD Pemko Medan Bersinergi Benahi Medan

Administrator - Senin, 26 November 2018 12:32 WIB
Gubernur Edy Rahmayadi Ajak OPD Pemko Medan Bersinergi Benahi Medan

MEDAN I Sumut24.co

Baca Juga:

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak dan memotivasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk bersinergi bersama-sama membenahi Kota Medan. Menyatukan visi, kerja sama dan kebersamaan menjadi kunci penting untuk memulai sinergi tersebut.

 

Hal ini disampaikannya saat mengadakan pertemuan dan rapat koordinasi dengan seluruh OPD Pemko Medan, di ruang rapat lantai 4 Kantor Walikota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 1 Medan, Senin (26/11).

 

“Saya memang pemimpin dari Sumut, tetapi kalau kalian tidak mau bersinergi membantu saya, mustahil kita bisa menjadikan Sumut ini bermartabat. Untuk itu, di sini, sama-sama kita satukan persepsi, mau kita bawa ke mana Sumut ini, termasuk Medan. Lalu kerja sama kita mewujudkannya,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi.

 

Pertemuan diawali Edy Rahmayadi dengan menampilkan video kondisi jalanan di seputar Kota Medan. Tampak dalam video tersebut peristiwa banjir, parkir yang tidak tertib, lalu lintas semerawut, selokan tertumpuk sampah dan lainnya. “Ini lah kondisi Medan ini sekarang. Kalau orang luar datang ke sini, Medan ini yang akan menjadi gambaran mereka tentang daerah Sumut seluruhnya,” kata Edy.(W03)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia
Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Simalungun: Kolaborasi yang Solid Akan Memperkuat Stabilitas Daerah
Wali Kota menghadiri dan mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-43 Kota Medan
Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Zakiyuddin Harahap: Selamat Bertugas
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
Dituding Sewenang-wenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
komentar
beritaTerbaru