Berbenah, Bahas Ranperda RP3KP, Tanjungbalai Fokus Dengan Penataan Permukiman Berkelanjutan
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai menggelar Forum Group Discussion (FGD) pembahasan draft Rancangan Peraturan Daerah te
News
MEDAN I SUMUT24 Kasus dugaan korupsi di BPBD Tanah Karo dalam penyaluran alokasi dana Siap Pakai Siosar APBN 2015 yang diduga penyalurannya sarat masalah. Kita berharap KPK- Kejatisu, agar transparan dalam menuntaskan kasus yang sangat fantastis tersebut. Desakan itu disampaikan Direktur Eksekutif Transparansi Anggaran Lintas Instansi Indonesia Redihman Damanik ketika diminta tanggapannya dalam kasus dugaan korupsi DSP Siosar Rp 76 Miliar kepada SUMUT24, Selasa (22/5).
Baca Juga:
- Berbenah, Bahas Ranperda RP3KP, Tanjungbalai Fokus Dengan Penataan Permukiman Berkelanjutan
- Rizaldi Kasi Penkum Kejati Sumut Dilapor ke Jaksa Agung : Tuduh Wartawan Seenaknya, Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Mengemuka
- Pemilik Klaim Tanah Gedung Koperasi Merah Putih Bukit Mesara, Lokasi Dipagari Kawat Duri
Menurutnya, kasus itu harus dibuka lebar secara terang benderang agar masyarakat mengetahuinya, karena kasus tersebut sudah berlangsung lebih kurang dua tahun namun tak jelas penanganannya.
“Makanya dalam hal ini Kejatisu dan KPK harus serius menuntaskannya, karena penyalahgunaan dana tersebut menyangkut hak orang banyak yang sedang ditimpa musibah sehingga tidak layak dipermainkan, ucapnya. Kami menduga dalam kasus tersebut banyak pihak yang terlibat baik itu oknum Bupati Karo, Kepala BPBD dan pihak ketiga lainnya,” tegas Redihman Damanik.
Seperti diketahui, sejumlah media massa menyoroti penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) Rp 76 milyar di Siosar. Berbagai pihak saat itu mendesak KPK agar anggaran DSP di Siosar Rp 76 milyar di audit total penggunaannya.
Bahkan salah satu pegiat anti korupsi sudah pernah melaporkan hal itu ke KPK di Jakarta. Seperti diketahui, pengucuran DSP ini untuk percepatan penanganan darurat bencana bagi korban erupsi Sinabung yang direlokasi di kawasan Siosar tahun 2015 sebanyak 370 Kepala Keluarga (KK) dari 3 desa yakni Desa Sukameriah, Simacem dan Bekerah.
Total pagu anggaran DSP senilai Rp 76.576.423.500 ini bersumber dari APBN yang dialokasikan pada anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) TA 2015 dan dikelola oleh BPBD Karo. (W03)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai menggelar Forum Group Discussion (FGD) pembahasan draft Rancangan Peraturan Daerah te
News
sumut24.co MEDAN , Nama Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Rizaldi, SH, MH, kini menjadi sorotan
kota
Kota Jantho Lokasi pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Gampong Bukit Mesara, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar dipagari ol
News
MEDAN, SUMUT24.CO KONI Sumatera Utara terus mematangkan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Salah satunya dengan mela
Sport
Medan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kamis (14/5/2026) dinihari menggerebek sarang narkoba di kampung Jalan Dena,i G
Hukum
Sehari, Polda Sumut Ungkap 23 Kasus Narkoba dan Amankan 26 Tersangka
kota
Dugaan Hilangnya Barang Bukti Mobil Pick Up dan Plang Besi Kasus Pencurian di Beringin Jadi Sorotan "
kota
MEDAN SUMUT24.CO Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto SH MH memberikan apresiasi kepada Kapolda Sumut, Irjen
News
MEDAN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai capaian dan prestasi yang diraih K
News
Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
kota