Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
Dugaan korupsi yang diduga melibatkan oknum Kepala Dinas Penataan Ruang Dan Permukiman Provsu Ida Mariana sepertinya jalan di tempat. Buktinya, sampai hari ini kasus yang melilitnya tersebut seolah-olah didiamkan aparat penegak hukum.
“Kasusnya sudah lebih kurang lima tahun berjalan, namun juga tak tersentuh hukum. Kami minta aparat penegak hukum baik itu Poldasu dan Kejatisu, agar segera kembali memeriksa Kadis tersebut (Ida Mariana,red),” tegas Ketua Gerakan Rakyat Anti Korupsi Hendra Hutagalung kepada SUMUT24, Senin (19/2).
Menurut Hendra, kalau memang nantinya terbukti melakukan suap dan korupsi proyek di Tarukim Sumut sebaiknya Ida Mariana diproses hukum sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal tersebut sebaiknya aparat penegak hokum juga harus fair dan tegas.
“Jangan sampai uang Negara dikorupsi kembali. Lebih-lebih Ida Mariana sekarang menjadi Kepala Dinas atau Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Tidak ada salahnya aparat penegak hukum segera memeriksa dan memanggilnya sehingga siapapun sama dimata hukum tak terkecuali pejabat dan lain sebagainya,” desak Hendra.
Sebelumnya diketahui, Dinas Tarukim Sumut yang sekarang menjadi Dinas Penataan Ruang Dan Permukiman Provsu yang dipimpin Ida Mariana tak lepas dari berbagai dugaan korupsi. Ida Mariana dulunya menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Tarukim Sumut tersebut. Tak lepas begitu saja ternyata diduga Ida Mariana diduga terlibat dugaan Korupsi, tak tanggung-tanggung dugaan korupsinya mencapai Rp 4,39 Miliar pada tahun 2012 sebagimana temuan BPK RI.
Sekarang Ida Mariana sudah menjadi Kepala Dinas Penataan Ruang dan Permukiman Provsu, walaupun kasusnya sudah lebih kurang lima tahun sebaiknya aparat penegak hukum segera memeriksanya. dugaan korupsi sang Kadis diantaranya Penyimpangan Proyek Pembangunan jalan dan drainase Perumahan PNS di Kab. Samosir pada tahun 2012, yang saat ini sudah hancur lebur, karena pekerjaanya tidak sesuai bestek dan mark-up.
Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Chintya Agung kabarnya untuk mendapatkan pekerjaan tersebut harus menyetor memenangkan Proyek tersebut. Nilai Proyek tersebut sebesar Rp 1,44 Miliar dengan nomor kontrak KU.08.08/23/SPK/PKPP/2012. Bukan itu saja, Proyek Pembangunan/Peningkatan jalan poros dan drainase di Kota Medan yang juga dibawah Pengawasan Satker Tarukim juga dikorup untuk kepentingan pribadi dan kroninya.
Proyek yang dikerjakan tahun 2012 tersebut ditangani oleh CV. Cahaya Agung bernilai Rp 1,42 M dengan nomor KU.08.08/21/SPK/KPPP/2012. Kemudian Perkerjaan jalan akses dan drainase Perumahan MPR kawasan sunggal kab Deli serdang bernilai Rp 1,51 M, dengan Nomor kontrak perkerjan Perumahan MPR tersebut KU.0808/09/SPK/PKPP/2012 yang di kerjakan oleh CV. Inti Pratama. Sama dengan perusahaan lainnya di atas, CV. Inti pratama jga memberikan upeti ke Ida Mariana agar Proyek tersebut dapat ditangani inti pratama.
Dua proyek tersebut diduga keras sebagian fiktif dan sebagian tidak sesuai dengan bestek sehingga rusak sebelum masanya. Atas rusaknya proyek tersebut sebelum masanya kita minta Ida Mariana dan Perusahaan pemenang tender agar bertanggungjawab. Kepada aparat hukum agar segera memeriksa Ida Mariana dalam berbagai dugaan korupsinya tersebut. Apalagi kabarnya Ida Mariana diduga sudah sering menerima suap untuk membantu dalam memenangkan proyek/perkerjaan di Tarukim sumut tersebut. Aparat hukum diminta tidak tinggal diam lakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap oknum-oknum yang terlibat digaan korupsi di dinas tersebut. (W03)
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
kota
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyambut kepulangan para jamaah haji asal daerahnya dalam sebuah acara yang be
News
sumut24.co MEDAN. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau perkembangan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Uta
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyambut dengan penuh sukacita kepulangan jamaah haji Kloter 7 yang telah menunaika
kota
TokohTokoh Potensial Muncul Jelang Muktamar ke35 PBNU
News
Buntut Penanganan Kasus Kematian ART, Kapolsek Medan Sunggal Dilaporkan ke Propam Polda Sumut
kota
Asren Nasution Serahkan Buku "Narkoba vs Ketahanan Nasional" kepada Ka Kesdam I/BB
kota
Presiden RI dan KSAD Hadir untuk Rakyat! Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Sumur Bor di Masjid Nurul Falah Kepi, Papua
kota