Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak
Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak
kota
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
Bukan rahasia umum lagi baik pengadan dan pengerjaan proyek di semua instansi termasuk di jajaran Pemko Medan harus menyetor sebesar 10 hingga 15 persen dari total pagu anggaran proyek senilai Rp55,23 miliar lebih. Kalau tidak setor, jangan harap dapat proyek atau pengadaan tersebut.
Data tersebut diterima SUMUT24 dari elemen masyarakat yang datang ke Kantor Redaksi. Data itu membuat Dokumentasi Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD Pemko Medan tahun anggaran 2017. Isi data tersebut memuat beberapa item pengadaan dan pengerjaan proyek, tertulis Medan 20 November 2017, tertera nama Kepala Bagian Perlengkapan dan Layanan Pengadaan Kota Medan, Drs Syarifuddin Irsan Dongoran MSi.
Indikasi mengarah kepada praktik pungli, karena wajib setor 10-15 persen didepan. Hal ini juga diaminkan sejumlah kalangan yang ditemui kora ini.
Praktik ini, sebut sejumlah kalangan yang ditemui, sudah menjadi rahasia umum dan sudah berlangsung lama.
Praktik “Ya memang sudah begitu bang dan sudah berlangsung dari jaman dahulu, kalau nggak jangan harap dapat proyek tersebut. Kalangan kontraktor yang menjadi mitra pemerintah dalam hal pengadaan barang dan jasa, dikabarkan harus menyetor kepada pihak SKPD, agar bisa mendapatkan proyek di pemerintahan,” ujar sumber koran ini.
“Semuanya sudah disetting. Yang pasti, pemainnya penguasa atau anak main penguasa tersebut. Misalnya, kalau pun ada tender, lelang dan lain sebagainya semuanya itu hanya formalitas karena jauh hari dibelakang sudah ditentukan pemenang tender dan lelang tersebut,” ujar salah seorang PNS di Pemko Medan yang enggan disebutkan namanya kepada SUMUT24, Rabu (24/1).
Menurutnya, “Semua baik lelang dan tender harus lewat anak main penguasa yang dipercaya tersebut dan satu pintu. Kalau lain pintu, jangan harap dapat paket lelang dan tender tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, untuk memastikan kebenaran tudingan banyak kalangan yang mengatakan, kalau mau mendapatkan jatah pengadaan dan proyek senilai Rp55,23 miliar lebih, harus setor 10-15 persen.
Saat dikonfirmasi SUMUT24 kepada Kepala Bagian Perlengkapan dan Layanan Pengadaan Kota Medan, Drs Syarifuddin Irsan Dongoran MSi, Rabu malam sekira pukul 21.00 WIB, via telepon di nomor ponsel yang sering dipakainya dinomor 081260488XXX, justru Hp nya tak diangkat merski tersambung.
Bahkan saat SUMUT24 mengkonfirmasi via sms di nomor 081260488XXX dengan isi pesan, “Ass…Pak Dongoran, saya Bambang S dari Hr SUMUT24. Mohon penjelasan tentang fee proyek 15 persen dr nilai kontrak tuk menang lelang…”. Tapi pesan yang dikirim wartawan SUMUT24, hingga pukul 22.00 WIB juga belum dibalas. (W03)
Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak
kota
Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi
kota
Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM
kota
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) berikan pemaparan dan edukasi kepada warga Medan Tembung un
kota
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
kota
Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus
News
sumut24.co MedanDi tengah dinamika dunia bisnis dan pendidikan modern yang bergerak serba cepat, standar kepemimpinan serta pengembangan s
kota
Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk menertibkan segala bentuk perjudian dan menindak pemilik dan para pelaku ya
Hukum
Proyek Jalan Rp1,28 Miliar Disorot, Kadis SDABMBK Deli Serdang &ldquoNanti Saya Check Dulu ke PPK&rdquo
News
Barapaksi Soroti Proyek Jalan Rp1,28 Miliar di Sunggal &ldquoJangan Ada Pembiaran Jika Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi&rdquo
kota