Kapolres Deli Serdang Diminta Tahan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Kapolres Deli Serdang Diminta Tahan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Hukum
Medan I Sumut24.co PT Global Solid Agrindo (GSA) terancam dicabut izinnya karena melanggar Undang-undang No 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. PT GSA yang diduga melakukan pencemaran lingkungan terbukti tidak memiliki izin industri dan tidak memiliki sejumlah dokumen dalam operasionalnya.
Baca Juga:
Hal itu terungkap dalam pemeriksaan langsung Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara bersama instansi terkait lainnya di PT GSA, Jalan Mangaan V, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (12/10/2023).
Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara turun melakukan pemeriksaan bersama sejumlah instansi terkait untuk melihat langsung operasional pabrik pengering jagung tersebut. Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, James Panggabean mengatakan, dari pemeriksaan lapangan tersebut, pihaknya menemukan sejumlah permasalahan yang harus segera diselesaikan perusahaan.
Beberapa permasalahan itu antara lain nomor induk berusaha (NIB) PT GSA yang ternyata belum sesuai dengan fakta di lapangan. Dalam NIB mereka yang tertera di Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission/OSS),
disebutkan perusahaan tersebut merupakan usaha mikro dengan modal awal Rp 800 juta. Namun fakta di lapangan modal perusahaan diperkirakan lebih di atas Rp 10 miliar dengan peralatan mesin yang mereka miliki saat ini.
“Kemudian izin industri yang belum dimiliki hingga tidak adanya pengujian kualitas udara yang mencemari lingkungan sekitar. Begitu pun dengan suara kebisingan mesin pabrik yang melebihi ambang batas,†kata James.
Kepala Bidang Perindustrian Disperindag dan ESDM Sumut Irfan Hulu mengatakan, PT GSA terbukti melakukan kegiatan perindustrian, padahal izin yang mereka miliki adalah izin perdagangan besar. Hal ini menurutnya tidak sesuai ketentuan atau melanggar aturan, yakni Undang-undang No 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.
“Ini tidak sesuai ketentuan. Dalam Pasal 101 disebutkan kegiatan industri wajib memiliki izin industri,†ujarnya.
Irfan menambahkan, perusahaan industri yang tidak memiliki izin industri akan dikenakan sanksi administratif. Dalam Pasal 107 ayat 3, sanksi adminidtratif berupa peringatan tetulis, penutupan usaha hingga pencabutan izin usaha.
Akmal Nasution dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut mengatakan, perusahaan harus mengubah dokumen dan mengurus Persetejuan Teknis (Pertek) emisi udara untuk mengukur kualitas udara yang ditimbulkan dari proses produksi.
Sementara Manajer Operasional PT GSA Dermawan Lase mengatakan, pihaknya akan memenuhi segala administrasi yang diperlukan serta menata dampak lingkungan terhadap masyarakat sekitar.(red)
Kapolres Deli Serdang Diminta Tahan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Hukum
LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mendorong seluruh organisasi kepemudaan di Kota Tanjungbalai me
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menyatakan komitmennya mendukung target Sumatera Utara (Sumut) bebas rabies p
News
sumut24.co MEDAN, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar orientasi dan pengukuhan peserta progr
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) didorong menjadi pusat unggulan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di S
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup Jambore Anak Asahan Tahun 2026 yang berlangsung
News
sumut24.co ASAHAN, Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persekutuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Asahan masa bakti
News
sumut24.co BATU BARA, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi menghadiri prosesi wisuda gabungan STIKes Asyifa Kisaran dan
News
sumut24.co MEDAN, Ribuan umat katolik menghadiri Pesta Sinodal Paroki Santo Padre Pio Medan Helvetia di Lapangan Biara Kapusin Emmaus Jalan
kota