Rabu, 13 Mei 2026

Terganjal Elektabilitas, Jangan Paksakan Ngogesa

Administrator - Rabu, 17 Mei 2017 04:58 WIB
Terganjal Elektabilitas, Jangan Paksakan Ngogesa

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Memang dari perolehan kursi di DPRDSU, Golkar adalah partai terbesar dan nomor wahid, sehingga sah-sah saja kalau Golkar mengusung Ngogesa Sitepu di Pilgubsu 2018.

“Akan tetapi sebaiknya Golkar jangan memaksakan diri, karena Ngogesa Sitepu sebagai Ketua Golkar Sumut terganjal elektabilitas kurang cukup. Karena elektabilitasnya yang tinggi hanya di Langkat dan Binjai,” tegas Pengamat Sosial dan Politik Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Selasa malam (16/5).

Menurut Shohibul, semua ketua-ketua Partai di Sumut bahkan di Indonesia berlomba-lomba menjadi Ketua Partai Politik. Karena mempunyai ambisi yang kuat sebagai calon kepala daerah atau eksekutif yang diusung oleh partainya sendiri.

Begitujuga sebagai partai terbesar di Sumut, mungkin Golkar ‘malu’ hanya sebagai calon orang nomor dua di Sumut. Sehingga mengusung Ngogesa Sitepu sebagai Cagubsunya. “Namun sebaiknya jangan dipaksakan,” tegas Sohibul.

Gubsu HT Erry juga kan mantan kader Golkar yang sekarang jadi Ketua NasDem Sumut. Akan tetapi Golkar lah Partai yang paling piawai dalam kancah perpolitikan di Indonesia. Karena hampir semua Ketua Partai di Pusat juga kader Golkar. Seperti Surya Paloh Ketua NasDem juga kader Golkar, Wiranto pernah Ketua Hanura Juga Kader Golkar dan banyak lagi yang lainnya, hampir semuanya merupakan kader Golkar.

Lebih lanjut Shohibul, “kalau mau menang untuk Pilgubsu 2018 ini, sebaiknya Golkar menggandeng Cagubsu yang bakal jadi ataupun menang seperti HT Erry Nuradi sebagai Incumbent. Tapi Golkar harus menghilangkan rasa malunya demi kemenangan nantinya. Jangan seperti saat ini, sepertinya Golkar belum punya sikap alias Galau, karena disinyalir setengah-setengah mendukung Ngogesa Sitepu,” tegas Shohibul Anshor. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Di Antara Zikir dan IUP: Perebutan Ruang Hidup di Beutong Ateuh
Mitigasi Trauma Sosial Eks Santri Ndolo Kusumo  Sediakan Posko Aduan dan Pendampingan Psikologis
Kanwil DJKN Sumut dan Kejati Sumut Jalin Kerja Sama Percepatan Pemulihan Aset Negara
Kejaksaan Setorkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
Garuda Indonesia Medan Audiensi dan Silaturahmi dengan Kajati Sumut
Hak Jawab: Agincourt Resources Tegaskan Pengelolaan Lingkungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Dilaksanakan secara Bertanggung Jawab
komentar
beritaTerbaru