Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Jakarta | SUMUT24
Baca Juga:
Indonesia akan menggelar pemilihan umum secara serentak tahun 2019 mendatang, Pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan anggota DPR, pemilihan anggota DPD, pemilihan DPRD tingkat Provinsi dan pemilihan anggota DPRD tingkat Kabupaten/Kota. Ketua Pansus RUU Penyelenggara Pemilu DPR, Lukman Edy mengatakan, sudah disepakati dalam pansus bahwa pemilu serentak dilaksanakan tanggal 10 April 2019, bukan tanggal 9 seperti pemilu legislatif tahun 2014.
“Ini dilaksanakan sesuai jadwal pileg tahun 2014, bukan tanggal 9 tetapi tanggal 10 April, karena diyakini tingkat partisipasi pemilih hari itu cukup tinggi,” kata Lukman dalam diskusi Dialog Kenegaraan MPR ‘Menuju Pemilu Serentak 2019’ di Media Center Nusantara III Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/4). Turut hadir sebagai pembicara Pakar Hukum Tata negara Margarito Kamis.
Soal pemilu serentak 2019 di Indonesia, Lukman Edy menyatakan khawatir dalam hal teknis pelaksanaannya karena baru pertama kali kita laksanakan. “Yang menjadi keKhawatiran saya bukan soal parliamentary thereshold atau presiden thereshold itu, tapi pemilu serentak ini saya agak gemetaran, secara teknis itu kompleksitas pelaksanaannya mengkhawatirkan,” tambahnya
Dia mencontohkan Pemilu tahun lalu dalam menghitung suara pada umumnya baru selesai sampai subuh di setiap TPS. Pada pemilu serentak 2019 dengan 5 kotak suara bisa 1 hari 1 malam seperti yang sudah dibuat simulasinya. Pemilu serentak ini dilakukan pencoblosan pada 5 kotak suara, sehingga ada inisiatif untuk melakukan cara perhitungan lewat e-voting. Cara ini dianggap sebagai instrumen untuk mempercepat proses perhitungan suara.
Pansus RUU Penyelenggara Pemilu sudah sepakat untuk sementara memotong perhitungan suara di TPS langsung ke tingkat kabupaten, dengan cara memotong perhitungan di desa dan di kecamatan. Hal ini dilakukan dalam rangka mendorong agar KPU menggunakan cara e-rekap, sehingga jam 12 malam itu juga sudah selesai, sudah ketahuan siapa pemenangnya, tutupnya Berbeda dengan ketua pansus RUU Pemilu, pakar hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, MPR RI juga harus ikut memikirkan untung ruginya melakukan pemilu serentak. Kemudian mendesak pemerintah dan DPR untuk mengambil keputusan pada pemilu tak langsung yang pernah dilakukan di Indonesia. “Terutama dalam pilkada serentak, Jakarta contohnya, saling mencaci dan menghujat, antara Islam dan Kristen jadi soal, suku jadi soal, ini demokrasi atau anarkisme yang dibungkus dengan baju demokrasi,” paparnya.
Disarankannya kepada anggota MPR, orang-orang partai politik dan pimpinan MPR harus berani mengambil sikap dan memutus kembali ke pemilihan melalui DPRD. (int)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota