Rabu, 13 Mei 2026

PWI Sumut Kecam Pembunuhan Wartawan

Administrator - Kamis, 30 Maret 2017 03:55 WIB
PWI Sumut Kecam Pembunuhan Wartawan

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut meminta aparat Kepolisian mengusut tuntas pembunuhan, terhadap mendiang Amran Parulian Simanjuntak, wartawan Surat Kabar Mingguan (SKM) Senior di Medan. PWI Sumut dengan tegas mengecam keras aksi premanisme yang masih tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat yang menyebabkan terbunuhnya seorang wartawan diduga saat meliput berita.

Korban informasinya terbunuh, Rabu (29/3) ditikam preman di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

“Kapoldasu diminta mengerahkan aparat memburu pelakunya untuk mengusut tuntas dan menyeret tersangkanya serta menghukum seberat beratnya pelaku,” tegas Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE, Rabu (29/3).

Hermansjah menyebutkan, tindakan barbar dan biadab siapapun pelakunya harus dikecam. Apalagi kalau benar preman sebagai pelakunya. Begitu pula soal adanya aksi teror sebelum terbunuhnya korban diharapkan bisa menjadi pintu masuk aparat kepolisian untuk mengusut siapa dalang dibalik peristiwa pembunuhan itu.

Ketua PWI Sumut juga tidak menampik terbunuhnya wartawan SKM Senior itu dilakukan oleh pembunuhan Bayaran. Karena beberapa sumber menyebutkan korban sebelum terbunuh sempat memberitakan soal “permainan” di satu perusahaan swasta di daerah ini yang diungkap korban, sebagai penyulut aksi pembungkaman melalui pembunuhan.

Sehubungan itu pula, Ketua PWI Sumut mengingatkan kalangan wartawan agar Lebih mengutamakan keselamatan di atas segala- galanya. “Wartawan tidak perlu jadi pahlawan, kalau sudah mencium taruhannya nyawa untuk meliput suatu berita. Kita tidak perlu mati konyol gara gara berita,” ujar Hermansjah yang berada di Kota Dumai Propinsi Riau dalam rangka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai penguji tingkat Nasional PWI Pusat dilaksanakan PWI Riau, sembari mengingatkan, betapa seorang wartawan profesional dan kompeten sangat dibutuhkan dalam memperhitungkan betapa setiap langkahnya harus menperhitungkan kecermatan, terutama soal keselamatan jiwa dalam peliputan.

“Oleh karena itu wartawan sangat penting ikut UKW agar kadar profesionalismenya Lebih teruji dan penciumannya terhadap bahaya Lebih tajam lagi,” katanya lagi. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*
Siregar: Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan
Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia  Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi “Tambang Energi” Baru Negara
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya
Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif
komentar
beritaTerbaru