Rabu, 13 Mei 2026

Pengadaan Mobil Jeep Dinilai Hamburkan Uang

Administrator - Senin, 13 Maret 2017 07:38 WIB
Pengadaan Mobil Jeep Dinilai Hamburkan Uang

ASAHAN | SUMUT 24

Baca Juga:

Pengadaan Mobil Jeep yang diusulkan Badan Perencanan Pembagunan Dareah (BAPPEDA) Asahan senilai Rp470 juta dari dana yang bersumber APBD tahun 2017, dinilai telah menghamburkan uang. Pasalnya pengadaan mobil tersebut tidak urgensi atau tidak penting kali. Karena tidak dirasakan masyarakat langsung manfaatnya. Demikian ditegaskan Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Husni Mustofa kepada SUMUT24, Minggu (12/3).

Husni Mustofa menjelaskan, kegiatan pengadaan kendaraan mobil Jeep Dinas tersebut dinilai tidak wajar. Hal ini karena masih banyak yang lebih penting yang dirasakan masyarakat langsung, seperti insfrastruktur jalan-jalan rusak dan kesejahteraan.

“Sebaiknya anggaran itu diarahkan dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan rakyat, daripada untuk pengadaan mobil dinas,” tegas Husni.

Dalam hal ini, Husni Mustofa juga menyayangkan terjadinya pembelian mobil dinas tersebut. Seharusnya, Pemkab Asahan lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat saat ini, sehingga dalam penyusunan APBD sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kan lebih baik anggaran tersebut bisa digunakan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, atau kebutuhan masyarakat lainnya,” ujar Husni Mustofa.

Diungkapkan Husni, apabila masih ngotot atau dipaksakan pembelian mobil Dinas itu, sama saja tidak mengindahkan amanat rakyat. Padahal, mobil Dinas untuk Bappeda itu hanya kepentingan segelintir Kepala Dinasnya saja.

Ditempat terpisah saat dikonfirmasi wartawan, Plt Kapala Dinas (Kadis) Komminfo Rahmad Hidayat Siregar mengatakan, “mobil Dinas itu di beli untuk menunjang kinerja Kapala Dinas Bappeda. Semua kegiatan SKPD yang diusulkan harus melalui Bappeda. jadi supaya lancar masuk kepedesaan membutuhkan mobil dinas gerdang dua,” ungkap Rahmad Hidayat Siregar sembari menyebutkan, anggaran pembelanjaan mobil dinas itu sudah disahkan oleh DPRD Asahan. (suf)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*
Siregar: Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan
Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia  Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi “Tambang Energi” Baru Negara
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya
Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif
komentar
beritaTerbaru