H. Ruslan: Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- H. Ruslan: Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
- Khidmat HUT ke-81 RI di SMP-SMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercita-cita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
- Emak-Emak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (MPN PP), Japto S. Soerjosoemarno SH, menegaskan kepada seluruh anggota Pemuda Pancasila (PP) yang ada di seluruh Indonesia, khususnya Sumut, agar segera berbenah.
Jika selama ini PP dianggap negatif perilakunya oleh sebagian masyarakat, maka kini saatnya PP harus membawa pengaruh positif di masyarakat.
Secara khusus, laki-laki asal Solo itu bahkan meminta orang-orang di PP tidak perlu keberatan jika ada yang berpendapat PP dihuni oleh para bekas preman.
”Di PP ada ulama, intelektual, guru, dan ahli hukum. Tapi di PP juga ada macan, belatung, dan lipan. PP tidak keberatan disebut sebagai organisasi sosial dengan para bekas preman, penjahat, dan perampok di dalamnya. Meski begitu PP sekarang harus berperan di masyarakat untuk menuju pembangunan yang lebih baik,” tegas Japto saat berpidato di Musyawarah Wilayah (Muswil) XIII PP Sumut, Sabtu (4/3).
Namun label itu tak membuat para kader dan fungsionaris berkecil hati. Karena sepanjang perjalanan sejarah memang demikian.
”Kami tidak akan berkecil hati dengan sebutan itu. Lebih baik dikatakan organisasi dengan kader-kader haram jadah yang menuju sajadah, dari pada kader sajadah yang menjurus ke perilaku haram jadah,” lanjut Japto.
Japto mengingatkan para fungsionaris dan kader untuk memahami organisasi, menyangkut sejarah dan kiprah menuju masa depan. PP, jelasnya, berangkat dari integritasnya sebagai bagian dari komponen bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila.
Organisasi yang berdiri pada 28 Oktober 1959, atau sekitar empat bulan setelah keluar Dekrit Presiden 5 Juli 1959 itu adalah bagian dari masyarakat dan ”anak” pemerintah untuk mengisi kemerdekaan demi kemajuan bangsa.
Ia tak meminta para fungsionaris dan kader untuk tidak hanya terjebak pada kegiatan-kegiatan seremonial saja, namun tetap semangat bersama masyarakat untuk mengemban misi sosial.
”Kami minta fungsionaris dan kader semuanya sadar. Lebih baik ditempeleng oleh sahabat untuk kesadaran, dari pada disanjung tapi untuk menjerumuskan. PP memiliki jati diri yang harus menjadi pegangan kuat kader dalam bermasyarakat,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, Muswil ke- XIII PP Sumut ini digelar selama dua hari dari tanggal 4-5 Maret 2017 di Asrama Haji, Jln Abdul Haris Nasution Medan. Muswil ini diikuti oleh 1000 kader PP yang berasal dari 33 MPC PP Kabupaten/Kota se-Sumut. (w07)
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota
TANJUNG MORAWA Sumut24.coPT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang T
Umum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tanjungbalai berlangsung me
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Sebanyak 638 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan (TBA) menerima remisi umum
News