Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (MPN PP), Japto S. Soerjosoemarno SH, menegaskan kepada seluruh anggota Pemuda Pancasila (PP) yang ada di seluruh Indonesia, khususnya Sumut, agar segera berbenah.
Jika selama ini PP dianggap negatif perilakunya oleh sebagian masyarakat, maka kini saatnya PP harus membawa pengaruh positif di masyarakat.
Secara khusus, laki-laki asal Solo itu bahkan meminta orang-orang di PP tidak perlu keberatan jika ada yang berpendapat PP dihuni oleh para bekas preman.
”Di PP ada ulama, intelektual, guru, dan ahli hukum. Tapi di PP juga ada macan, belatung, dan lipan. PP tidak keberatan disebut sebagai organisasi sosial dengan para bekas preman, penjahat, dan perampok di dalamnya. Meski begitu PP sekarang harus berperan di masyarakat untuk menuju pembangunan yang lebih baik,” tegas Japto saat berpidato di Musyawarah Wilayah (Muswil) XIII PP Sumut, Sabtu (4/3).
Namun label itu tak membuat para kader dan fungsionaris berkecil hati. Karena sepanjang perjalanan sejarah memang demikian.
”Kami tidak akan berkecil hati dengan sebutan itu. Lebih baik dikatakan organisasi dengan kader-kader haram jadah yang menuju sajadah, dari pada kader sajadah yang menjurus ke perilaku haram jadah,” lanjut Japto.
Japto mengingatkan para fungsionaris dan kader untuk memahami organisasi, menyangkut sejarah dan kiprah menuju masa depan. PP, jelasnya, berangkat dari integritasnya sebagai bagian dari komponen bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila.
Organisasi yang berdiri pada 28 Oktober 1959, atau sekitar empat bulan setelah keluar Dekrit Presiden 5 Juli 1959 itu adalah bagian dari masyarakat dan ”anak” pemerintah untuk mengisi kemerdekaan demi kemajuan bangsa.
Ia tak meminta para fungsionaris dan kader untuk tidak hanya terjebak pada kegiatan-kegiatan seremonial saja, namun tetap semangat bersama masyarakat untuk mengemban misi sosial.
”Kami minta fungsionaris dan kader semuanya sadar. Lebih baik ditempeleng oleh sahabat untuk kesadaran, dari pada disanjung tapi untuk menjerumuskan. PP memiliki jati diri yang harus menjadi pegangan kuat kader dalam bermasyarakat,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, Muswil ke- XIII PP Sumut ini digelar selama dua hari dari tanggal 4-5 Maret 2017 di Asrama Haji, Jln Abdul Haris Nasution Medan. Muswil ini diikuti oleh 1000 kader PP yang berasal dari 33 MPC PP Kabupaten/Kota se-Sumut. (w07)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota