Rabu, 13 Mei 2026

Ini Dia Dua Buku Menarik Karya Bupati Sergai Soekirman

Administrator - Kamis, 02 Maret 2017 17:47 WIB
Ini Dia Dua Buku Menarik Karya Bupati Sergai Soekirman

MEDAN|SUMUT24 Dari Serdang Bedagai Kampung Kami, Hingga Onderneming Van Sergai merupakan judul dua buku yang ditulis oleh Bupati Sergai Ir H Soekirman.

Baca Juga:

Saat menerima audiensi SUMUT24 diruang kerjanya, Kamis(2/3), saat menjelaskan buku karya tulisnya yang berjudul Onderneming Van Sergai, orang nomor satu di Kab Sergai ini menjelaskan, kalau Kabupaten Sergai memiliki 100 ribu Ha dari 190 ribu Ha perkebunan yang ada di Sumut. Karenanya, Kab Sergai merupakan suatu wilayah agraris ranking pertama, di Sumatera Utara.

“Ketika orang diluar Kab Sergai bertanya tentang potensi perkebunan Kabupaten Sergai, disini ada 35 perkebunan besar dan kecil. Sedangkan untuk persawahannya, saat ini kita sedang menggalakan produk-produk Organik,”ujarnya.

Menurut Soekirman, dalam buku ini banyak yang akan diketahui masyarakat terkait perkebunan yang ada di Kab Sergai. Baik itu mulai dari lokasi perkebunan, dan apa yang telah di ekspor dari perkebunan, hingga perusahaan-perusahaan yang melakukan penggelolaan perkebunana tersebut.

“Bagi investor yang berniat untuk ekspor hasil perkebunan, dalam buku ini juga saya tuliskan alamat email perusahaanya, sehingga dapat dihubungi,” terangnya.

Selain buku tersebut, pria yang lahir di Perbaungan Serdang Bedagai pada 6 April 1966 ini, juga menulis sebuah buku yang diberinya judul “Serdang Bedagai Kampung Kami”. Buku ini berisikan tentang Kehidupan dan Keberadaan Masyarakat Desa di Kabupaten Sergai. “Buku ini tentang 237 desa di 6 Kelurahan yang ada di Kab Sergai. Semuanya saya tulis dalam buku ini,”ujarnya. Menurut suami dari Hj Marliah, dan ayah dari ke 5 orang anaknya,masing-masing S Agung Nugroho, Panji Septo Cahyo, Dimas Tri Adji, Dipa Wicaksono dan Prasetyo Feldafing ini, di buku ini dirinya juga menuliskan seluruh sejarah desa yang ada di Kab Sergai. “Selain sejarah, dalam buku ini juga dituliskan siapa saja Kepala Desanya sejak dibuka pada tahun 1940 an lalu,”terangnya. .(W01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*
Siregar: Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan
Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia  Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi “Tambang Energi” Baru Negara
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya
Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif
komentar
beritaTerbaru