Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi “Tambang Energi” Baru Negara
Sampah, Energi, dan Masa Depan IndonesiaKetika Gunungan Sampah Bisa Menjadi &ldquoTambang Energi&rdquo Baru Negara
kota
MEDAN | SUMUT24 Dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Haji Medan yang sangat fantastis mencapai Rp19 Miliar, diduga telah diselewengankan. “Makanya, diminta kepada BPK RI ataupun BPKP termasuk Kejatisu, segera mengaudit keuangan BLUD RS Haji Medan yang diduga diselewengkan tersebut,” tegas Ketua Forum Rakyat Sumatera Utara (Forsu) Ahmad Faisal Nasution kepada SUMUT24, Selasa (28/2).
Baca Juga:
Menurutnya, “Dana BLUD tersebut harus diaudit, kalau tidak diaudit bisa-bisa kedepannya terjadi lagi penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan,” tegas Ahmad Faisal.
Kalau sudah begitu juga, lanjutnya, “Dirut RS Haji Medan Diah Retno sudah saatnya menjalani pemanggilan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegas Ahmad Faisal.
Dugaan adanya penyelewengan dan tindak pidana korupsi diantaranya Pengadaan obat-obatan habis pakai selama setahun Rp 10.552.000.000, Pengadaan bahan makan dan minum pasien Rp 2.000.000.000, belanja bahan habis pakai kebutuhan Radiologi Rp 700.000.000, Belanja Kebutuhan Gas dapur Rp 600.000.000, Belanja bahan pakai loundry Rp 100.000.000, pengadaan habis pakai dapur Rp 600.000.000, pengadaan gas elpigi Rp 100.000.000 dengan beberapa item tanpa diketahui lokasinya dan banyak lagi yang lainnya. Untuk itu aparat hukum, seperti Kejaksaaan dan Kepolisian diminta secepatnya mengusut dan mengaudit dugaan korupsi anggaran dana BLUD tersebut.
“Ya kita minta aparat hukum harus mengusutnya dan meminta BPK RI untuk mengaudit khusus,” tegas Faisal.
Apalagi kabarnya, banyak kegiatan proyek pengadaan barang dan obat di RS Haji Medan yang berasal dari APBD murni Pemprovsu tahun 2015-2016 yang diindikasi tidak sesuai spesifikasi.
Karena menurutnya, tahun produksi barang, mestinya harus sama dengan tahun pengadaan sesuai Perpres 54 Tahun 2010 di Pasal 66 tentang pengadaan barang dan jasa. Namun begitu pun, lanjut dia, aparat hukum seperti kejaksaan dan Kepolisian agar meminta kepada BPK RI untuk melakukan audit berbagai proyek pengadaan di RS Haji Medan tersebut.
“Jika ada hasil, adanya kerugian negara nantinya, penegak hukum, jaksa dan polisi harus mengusutnya,” tandas Faisal. (W03)
Sampah, Energi, dan Masa Depan IndonesiaKetika Gunungan Sampah Bisa Menjadi &ldquoTambang Energi&rdquo Baru Negara
kota
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
kota
sumut24.co BALIGE, Berbekal ilmu pariwisata, mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan hadir untuk mengabdi di tengah masyarakat Ke
News
sumut24.co ASAHAN , Guna memperkuat peran dan kinerja kader di lapangan, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupat
News
Medan Sumut24.coNama Laksamana Putra Siregar mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda)
News
Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas
kota
Izin Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus membangun hubungan kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan
News
sumut24.co MEDAN, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukunga
kota
sumut24.co TAPANULI TENGAH, Penantian panjang masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah,
kota