PTPN IV Regional 2 Tegaskan, 65 Hektare Lahan Kebun Sosa Sah Masuk HGU Hingga 2043
sumut24.co PADANG LAWAS, PTPN IV Regional 2 menegaskan status hukum lahan seluas 65 hektare yang berada di Afdeling 8 Kebun Sosa, Kabupaten
News
MEDAN | SUMUT24 Dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Haji Medan yang sangat fantastis mencapai Rp19 Miliar, diduga telah diselewengankan. “Makanya, diminta kepada BPK RI ataupun BPKP termasuk Kejatisu, segera mengaudit keuangan BLUD RS Haji Medan yang diduga diselewengkan tersebut,” tegas Ketua Forum Rakyat Sumatera Utara (Forsu) Ahmad Faisal Nasution kepada SUMUT24, Selasa (28/2).
Baca Juga:
Menurutnya, “Dana BLUD tersebut harus diaudit, kalau tidak diaudit bisa-bisa kedepannya terjadi lagi penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan,” tegas Ahmad Faisal.
Kalau sudah begitu juga, lanjutnya, “Dirut RS Haji Medan Diah Retno sudah saatnya menjalani pemanggilan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegas Ahmad Faisal.
Dugaan adanya penyelewengan dan tindak pidana korupsi diantaranya Pengadaan obat-obatan habis pakai selama setahun Rp 10.552.000.000, Pengadaan bahan makan dan minum pasien Rp 2.000.000.000, belanja bahan habis pakai kebutuhan Radiologi Rp 700.000.000, Belanja Kebutuhan Gas dapur Rp 600.000.000, Belanja bahan pakai loundry Rp 100.000.000, pengadaan habis pakai dapur Rp 600.000.000, pengadaan gas elpigi Rp 100.000.000 dengan beberapa item tanpa diketahui lokasinya dan banyak lagi yang lainnya. Untuk itu aparat hukum, seperti Kejaksaaan dan Kepolisian diminta secepatnya mengusut dan mengaudit dugaan korupsi anggaran dana BLUD tersebut.
“Ya kita minta aparat hukum harus mengusutnya dan meminta BPK RI untuk mengaudit khusus,” tegas Faisal.
Apalagi kabarnya, banyak kegiatan proyek pengadaan barang dan obat di RS Haji Medan yang berasal dari APBD murni Pemprovsu tahun 2015-2016 yang diindikasi tidak sesuai spesifikasi.
Karena menurutnya, tahun produksi barang, mestinya harus sama dengan tahun pengadaan sesuai Perpres 54 Tahun 2010 di Pasal 66 tentang pengadaan barang dan jasa. Namun begitu pun, lanjut dia, aparat hukum seperti kejaksaan dan Kepolisian agar meminta kepada BPK RI untuk melakukan audit berbagai proyek pengadaan di RS Haji Medan tersebut.
“Jika ada hasil, adanya kerugian negara nantinya, penegak hukum, jaksa dan polisi harus mengusutnya,” tandas Faisal. (W03)
sumut24.co PADANG LAWAS, PTPN IV Regional 2 menegaskan status hukum lahan seluas 65 hektare yang berada di Afdeling 8 Kebun Sosa, Kabupaten
News
Gelar Aksi Sejuta Masker, FOZ Sumut Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di MedanMedansumut24.co Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara me
Umum
Gempur Sarang Narkoba, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan BNNK Ungkap Kasus Shabu di Pantai Labu
News
Pererat SilahturahmiKajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend
kota
PGRI Dan Bunda Guru Pasaman Barat Serahkan Bantuan Bagi Korban Galodo
News
Jakarta Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke11 PT Kereta Cepat Indonesia
News
BANDA ACEH Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh, dan Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) Multimedi
News
MEDAN, SUMUT24.CO DPW Pendawa Sumatera Utara akan menggelar silaturahmi dan perkenalan pengurus pada Minggu (18/10/2026), pukul 14.00 WIB, d
Info
43 Armada Operasional Disalurkan, Bupati Deli Serdang Tekankan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
News
KAPOLRI Ditantang Buktikan &ldquoNo Viral No Justice&rdquo, Karyawati 22 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
News