Di Antara Zikir dan IUP: Perebutan Ruang Hidup di Beutong Ateuh
Di Antara Zikir dan IUP Perebutan Ruang Hidup di Beutong Ateuh
kota
TOBASA I SUMUT24
Baca Juga:
Meski sudah menyatakan mengundurkan diri dari Plt Sekdakab Tobasa dengan membuat surat resmi ke Bupati, Drs Arifin Silaen, Senin (27/2) ternyata tetap datang, bahkan terlihat jelas memimpin apel pagi, Pegawai Negeri Sipil jajaran Pemkab Tobasa.
Kehadiran Drs Arifin Silaen kemarin, sekaligus memimpin apel pagi dihalaman kantor Bupati Tobasa, langsung membuat banyak kalangan terutama PNS terheran-heran alias tak percaya, bahkan seperti masih mimpi saja. Banyak pejabat kaget dan penuh tanda tanya, sebab sebelumnya mendengar kabar, bahwa Arifin Silaen telah mundur dari jabatan tambahan sebagai Plt Sekdakab Toba Samosir.
Padahal, Senin (27/2) beberapa media cetak memberitakan tentang pengunduran diri Drs Arifin Silaen sebagai Plt Sekda. Sehingga pemberitaan media cetak itu dinilai merupakan berita Hoax, dengan kehadiran Arifin Silaen sebagai Plt Sekda memimpin upacara apel pagi.
Kabag Humas Kantor Bupati Tobasa Tulus Hutabarat yang dihubungi SUMUT24 di Balige untuk mempertanyakan apakah Arifin Silaen tampil memimpin acara apel pagi dalam jabatan Plt Sekda atau sebagai Asisten III. Tulus Hutabarat mengatakan, “Arifin Silaen masih bertugas sebagai Plt Sekda,” ujar Tulus.
Ketika ditanya apakah benar Arifin Silaen masih dalam status pemegang mandat sebagai Plt Sekdakab Tobasa, Tulus Hutabarat yang dihubungi melalui saluran telepon selularnya, memberi jawaban, “ya benar, beliau masih Plt Sekda. Saya belum tau tentang informasi pengunduran dirinya, nanti akan saya coba tanyakan ke Bupati Tobasa,” ujar Tulus.
Sementara itu, Bupati Toba Samosir Ir Darwin Siagian yang sedang dalam perjalanan menghadiri acara HUT Kabupaten Samosir, ketika dihubungi wartawan lewat Short Message Servis (SMS), mempertanyakan tentang kebenaran adanya pengunduran diri Drs Arifin Silaen sebagai Plt Sekda. Bupati Darwin Siagian memberi jawaban, “Belum ada informasi kepada saya, tadi pagi dia masih menerima apel. Terima kasih,” demikian jawab Bupati Tobasa Darwin Siagian.
Jawaban Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian tersebut oleh rekan-rekan wartawan, dinilai sebagai jawaban kurang bersahabat. Sebab tak beda jawabannya ketika dihubungi wartawan pada Jumat (24/2) lalu pukul 20.23 Wib, tentang keberadaan Plt Sekda Drs Arifin Silaen yang sedang menjalani proses pemeriksaan pihak penyidik di Polres Tobasa, Bupati Darwin Siagian, mengatakan, “Saya belum tau, nanti saya chek dulu apa masalahnya.” Pernyataan Bupati Tobasa, Darwin Siagian itu justru mendapat cibiran wartawan. Dan disebut sebagai ‘Bupati Maha tidak tau apapun yang terjadi”. Sebagai seorang pemimpin, “kok Bupati tidak tau Arifin Silaen sebagai orang kedua disebelah kamarnya diperiksa aparat penegak hukum,” celoteh seorang rekan wartawan.
Salah seorang teman dekat Arifin Silaen yang ditanyai SUMUT24, apakah benar Arifin Silaen masih menjalankan tugas sebagai Plt Sekda. Sahabat Arifin Silaen itu membenarkan sembari mengatakan, “Bupati Darwin Siagian menolak dan tidak menerima pengunduran diri Arifin Silaen, malah diperintahkan agar tetap menjalankan tugasnya sebagai Plt Sekdakab Tobasa,” ujar rekan Silaen itu.
Kemungkinan sekali, ujar sahabatnya itu, Arifin Silaen takut jabatannya sebagai Asisten Umum dicopot bupati, maka dengan terpaksa walaupun dalam hati yang sangat berat. “Jabatan ini sangat mahal diperoleh, kendatipun berat didalam hati, dengan terpaksa perintah pimpinan harus ditaati dan dilaksanakan,” ujar sahabat Arifin Silaen yang tak sudi namanya ditulis. (wels).
Di Antara Zikir dan IUP Perebutan Ruang Hidup di Beutong Ateuh
kota
Mitigasi Trauma Sosial Eks Santri Ndolo KusumoSediakan Posko Aduan dan Pendampingan Psikologis
kota
Kanwil DJKN Sumut dan Kejati Sumut Jalin Kerja Sama Percepatan Pemulihan Aset Negara
kota
Kejaksaan Setorkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
kota
Garuda Indonesia Medan Audiensi dan Silaturahmi dengan Kajati Sumut
kota
Hak Jawab Agincourt Resources Tegaskan Pengelolaan Lingkungan dan KonservasiKeanekaragaman Hayati Dilaksanakan secara Bertanggung Jawab
kota
Hak Jawab PTAR Tegaskan Pengelolaan Lahan Ramba Joring Dilakukan SesuaiKetentuan Hukum
kota
Medan sumut24.co Seorang pria yang dikabarkan merupakan pecatan Tentara, ditangkap Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, di Jalan Pelita, K
Hukum
Medan sumut24.co Adanya pemberitaan dibeberapa media terkait perkara penganiayaan berujung maut hingga meninggalnya korban bernama, Munawi
Hukum
sumut24.co ASAHAN , Kejaksaan Negeri Asahan kembali menunjukkan ketegasan dalam menegakkan aturan hukum dengan melaksanakan eksekusi putusa
News