Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
MEDAN | SUMUT24 Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) walaupun masih hitungan tahunan, Proses Pilkada dalam waktu dekat bakal terbentuk. Tapi sepertinya banyak pasangan yang akan maju baik dari tokoh Parpol maupun tokoh masyarakat sendiri.
Baca Juga:
“Yang pasti calon perseorangan dan Money Bombing banyak diminati sekaligus berpeluang untuk menang,” ujar Pengamat Sosial Politik UMSU Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Senin (20/2).
Hak lain penting dibahas, ujar Shohibul Anshor, yakni kekuatan lain yang dengan majunya calon perseorangan. Kali inilah pertamakali di Sumut akan muncul. “Itu dugaan saya. Mereka yang maju dari jalur ini tidak main-main. Mengantongi modal besar dan kemampuan manuever,” ujarnya.
Dalam kemasan pencitraan diri nanti akan ada bahasa yang menonjolkan agenda bersih anti korupsi. Itu dikaitkan dengan fakta beberapa KDH sudah dihukum. Tapi rakyat secara mayoritas tak percaya itu. Mereka tahu itu semua politis.
“Bahkan jika tokoh besar seperti Abdillah atau Rahudman Harahap maju, peluang menang cukup besar. Ini memang paradox, sesuai orises pembelajaran yang dialami masyarakat tentang hakekat penegakan hukum di Indinesia. Orang tak lagi begitu percaya,” ujar Shohibul Anshor.
Akhirnya rivalitas itu akan mengambil cara-cara barbar, yakni money bombing. “Yang paling berhasil mainkan uang dan kecurangan lainnya itulah pemenang. Semua modus pemenangan berbau-barbar itu makin leluasa,” tegas Shohibul Anshor Siregar. Masih sebut Shohibul Anshor, ini kental sekali kelihatan pada Pilgubsu 2018 ini, sebagai ajang Tarung Parpol Hadapi Pemilu mirip yang terjadi di DKI Jakarta.
Menurutnya, Pimpinan parpol yang berpengalaman dalam pemerintahan akan dominan. Lihatlah Erry Nuradi dan kemungkinan majunya Gus Irawan, Ngogesa Sitepu, Tuani Lumban Tobing, JR Saragih. Jika dilihat dari analisis kepartaian hanya ada peluang 4 atau 5 pasangan. Masih ada lagi calon perseorangan.
Namun saya yakin calon terbanyak nanti adalah orang Batak yang menggiringnya kembali ke capaian kecil dan kalah.
Pilgub ini sangat dekat degan pemilu, karena itu baik PDIP, Golkar, Demokrat dan Gerindra akan menjadikannya uji tarung penting seperti di DKI Jakarta.
Nanti rivalitas yang sama akan terjadi di daerah-daerah besar lainnya di Indonesia seperti Jabar, Jateng dan Jatim. Disitulah pengendalian ketat partai dari Jakarta membuat pengabaian atas aspirasi rakyat hingga calon-calonnya bisa tak begitu disukasi rakyat. (W03)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota