Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya
kota
MEDAN | SUMUT24 Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) walaupun masih hitungan tahunan, Proses Pilkada dalam waktu dekat bakal terbentuk. Tapi sepertinya banyak pasangan yang akan maju baik dari tokoh Parpol maupun tokoh masyarakat sendiri.
Baca Juga:
“Yang pasti calon perseorangan dan Money Bombing banyak diminati sekaligus berpeluang untuk menang,” ujar Pengamat Sosial Politik UMSU Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Senin (20/2).
Hak lain penting dibahas, ujar Shohibul Anshor, yakni kekuatan lain yang dengan majunya calon perseorangan. Kali inilah pertamakali di Sumut akan muncul. “Itu dugaan saya. Mereka yang maju dari jalur ini tidak main-main. Mengantongi modal besar dan kemampuan manuever,” ujarnya.
Dalam kemasan pencitraan diri nanti akan ada bahasa yang menonjolkan agenda bersih anti korupsi. Itu dikaitkan dengan fakta beberapa KDH sudah dihukum. Tapi rakyat secara mayoritas tak percaya itu. Mereka tahu itu semua politis.
“Bahkan jika tokoh besar seperti Abdillah atau Rahudman Harahap maju, peluang menang cukup besar. Ini memang paradox, sesuai orises pembelajaran yang dialami masyarakat tentang hakekat penegakan hukum di Indinesia. Orang tak lagi begitu percaya,” ujar Shohibul Anshor.
Akhirnya rivalitas itu akan mengambil cara-cara barbar, yakni money bombing. “Yang paling berhasil mainkan uang dan kecurangan lainnya itulah pemenang. Semua modus pemenangan berbau-barbar itu makin leluasa,” tegas Shohibul Anshor Siregar. Masih sebut Shohibul Anshor, ini kental sekali kelihatan pada Pilgubsu 2018 ini, sebagai ajang Tarung Parpol Hadapi Pemilu mirip yang terjadi di DKI Jakarta.
Menurutnya, Pimpinan parpol yang berpengalaman dalam pemerintahan akan dominan. Lihatlah Erry Nuradi dan kemungkinan majunya Gus Irawan, Ngogesa Sitepu, Tuani Lumban Tobing, JR Saragih. Jika dilihat dari analisis kepartaian hanya ada peluang 4 atau 5 pasangan. Masih ada lagi calon perseorangan.
Namun saya yakin calon terbanyak nanti adalah orang Batak yang menggiringnya kembali ke capaian kecil dan kalah.
Pilgub ini sangat dekat degan pemilu, karena itu baik PDIP, Golkar, Demokrat dan Gerindra akan menjadikannya uji tarung penting seperti di DKI Jakarta.
Nanti rivalitas yang sama akan terjadi di daerah-daerah besar lainnya di Indonesia seperti Jabar, Jateng dan Jatim. Disitulah pengendalian ketat partai dari Jakarta membuat pengabaian atas aspirasi rakyat hingga calon-calonnya bisa tak begitu disukasi rakyat. (W03)
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya
kota
Siregar Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan
kota
Sampah, Energi, dan Masa Depan IndonesiaKetika Gunungan Sampah Bisa Menjadi &ldquoTambang Energi&rdquo Baru Negara
kota
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
kota
sumut24.co BALIGE, Berbekal ilmu pariwisata, mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan hadir untuk mengabdi di tengah masyarakat Ke
News
sumut24.co ASAHAN , Guna memperkuat peran dan kinerja kader di lapangan, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupat
News
Medan Sumut24.coNama Laksamana Putra Siregar mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda)
News
Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas
kota
Izin Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus membangun hubungan kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan
News