Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota
KISARAN | SUMUT24 Ratusan kios pedagang Monza Tanjung Balai, Sumatera Utara, terbakar Minggu (24/1/2016) dinihari. Informasi yang dihimpun menyebutkan, api diduga berasal dari gudang yang berada di bagian belakang pasar milik lilik .
Baca Juga:
- Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
- Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin
- Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Kobaran api membakar delapan rumah yang bersebelahan dengan pasar monza (pakaian bekas) terbesar di Kota Tanjung Balai, tepatnya di jalan D.I.Panjaitan, kelurahan Mata Alasan, Kecamatan Tanjung Balai Utara.
Petugas pemadam kebakaran mengalami kesulitan memadamkan api, dikarenakan banyaknya barang-barang yang mudah terbakar serta angin kencang. Sehingga api cepat membesar dan merembet ke kios kios lainnya. Sembilan Mobil Damkar yang di turunkan kelokasi kejadian, tujuh dari Kota Tanjung Balai dan dua dari Kisaran ditambah dua alat sedot air.
Penjaga malam Nurdiansah(50), warga Kelurahan Mata Alasan mengatakan, api bermula dari kios pak Lilik bagian belakang. “Saya lihat api sudah membakar kios pak Lilik, langsung saya balik ke jalan dan berterik minta tolong, warga langsung berdatangan membantu memadamkan api, tapi karena angin sangat kencang, api dengan cepat membakar kios kios monza tersebut”, tutur Nurdiansah.
Lanjutnya, api pertama kali muncul sekitar pukul 03.30 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB, setelah sembilan unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Kota Tanjung Balai dan Asahan diturunkan.
Kapolres Tanjung Balai AKBP Ayeb Wahyu Gunawan SIK mengatakan,pihaknya mendapatkan informasi kebakaran tersebut sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah itu, pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengamanan disekitar lokasi kejadian. “Begitu mendapat informasi, kita langsung turun”,tutur Ayeb.
“Saat ini kita (polisi) masih memeriksa saksi-saksi. Ada tiga orang yang sudah kita minta keterangan yakni, Kepala Lingkungan, warga dan penjaga malam. Kita juga telah meminta bantuan Poldasu mendatangkan Labfor, untuk menyelidiki penyebab kebakaran termasuk menginventarisir jumlah kerugian.” ujar Kapolres Tanjung Balai AKBP Ayeb Wahyu Gunawan Sik.
Disinggung mengenai apakah peristiwa kebakaran tersebut terkait dengan pasca penggagalan penyelundupan yang terjadi baru baru ini, dirinya meminta untuk tidak berspekulasi sehingga dapat memperkeruh suasana. “Jangan dikait kaitkan, Kita tunggu saja hasil penyelidikan labfor. kita sudah meminta bantuan kepada Polda” tegasnya.(teci)
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota
Medan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan Komisi III DPR RI da
Hukum
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News