Rabu, 13 Mei 2026

Pemerintah Tak Siap Dikritik, Soal Ustadz Disertifikasi

Administrator - Minggu, 12 Februari 2017 19:34 WIB
Pemerintah Tak Siap Dikritik, Soal Ustadz Disertifikasi

MEDAN | SUMUT24 Adanya niat pemerintah melalui Menteri Agama terkait akan disertifikasinya ustadz ataupun ulama adalah perbuatan yang mengada-ada dan ketakutan-ketakutan tanpa alasan yang jelas. “Itu artinya pemerintah tidak siap dikritik,” tegas Koordinator Nasional Relawan Bertuhan Safrizal Elbatubara kepada Wartawan, Minggu (12/2).

Baca Juga:

Menurutnya, Ustadz itu adalah pemberi pencerahan bagi umat muslim, bukan sebagai provokator apalagi makar. “Jadi siapa lagi yang menasehati umat muslim ini kalau bukan ulama dan ustadz,” tegasnya.

Sebaiknya, Pemerintah atau Menag mengurungkan niatnya untuk mensertifikasi ulama karena tindakan tersebut dapat memecah persatuan dan kesatuan, kenapa Islam saja yang menjadi sorotan sementara agama di Indonesia banyak.

“Tak pernah saya dengar ustadz ataupun ulama yang mengajarkan yang tidak baik kepada umatnya, karena itu bertentangan dengan ajaran agama Islam. Masyarakatpun saat ini sudah jeli dan bisa memfilter khotbah ataupun ceramah para ustadz dan ulama. Kalau memang kira-kira tak benar isi dakwah nya, sanksi sosial dari jamaah pasti ada dan bukan dari pemeritah,” tegasnya.

Lebih lanjut Safrizal, tonggak negeri ini ada empat. Pertama ilmu ulama (ini peringkat tertinggi), kedua Keadilan pemimpin ini yang jauh panggang dari api. Ketiga, kedermawanan orang kaya. Ia dermawan depan kamera dan jepretan pers. Tinggal terakhirlah doa para fakir miskin.

“Jadi tinggal dua kekuatan Indonesia ulama yang berilmu hikmah dan haq serta doa fakir miskin,” ucap Safrizal yang juga inisiator pendeklarasian Nahdlatut Fuqara.

“Sama siapa lagi umat islam percaya kalau tidak sama ulama dan ustadz. Jadi sebaiknya pemerintah jangan campur adukkan politik dengan agama, karena berdampak bagi kelangsungan kurukunan antar umat beragama,” kata Safrizal. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya
Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif
Laksamana Putra Mulai Bergerak, Incar Kursi Sekda Medan
Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas
Izin Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak
komentar
beritaTerbaru