Danke Dicopot, Kejati Sumut Tunjuk Herlangga Wisnu Murdianto Jadi Plh Kajari Karo
Danke Dicopot, Kejati Sumut Tunjuk Herlangga Wisnu Murdianto Jadi Plh Kajari Karo
kota
DELISERDANG I Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendapat penghargaan Tokoh Moderasi Umat Beragama. Penghargaan ini diberikan oleh Universitas Negeri Islam (UIN) Sumut saat seminar internasional Moderasi Beragama dan peluncuran logo baru perguruan tinggi tersebut.
Baca Juga:
Penghargaan ini diberikan karena UINSU menganggap Gubernur Edy Rahmayadi berhasil menjaga kerukunan antarumat beragama di Sumut. Juga dinilai sebagai orang yang menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Moderasi beragama sudah ada di Sumut sebelum negara kita merdeka dan sekarang diaplikasikan kembali oleh Pak Gubernur. Selain itu, selama dia memimpin juga tidak ada cekcok soal agama dan Pak Edy berhasil mengaplikasikan itu melalui perspektif agamanya,” kata Syahrin Harahap, pada seminar Internasional Moderasi Agama di Aula Lantai III UINSU Tuntungan, Kabupaten Deliserdang, Selasa (14/6).
Syahrin Harahap berharap kerukunan umat beragama terus terjalin, karena Sumut telah mewarisi hal tersebut sejak lama. “Tradisi ini tidak bisa dibantah, dulu Sultan Deli juga moderat soal keberagaman, karena itu kita mengangkat judul Moderasi Agama, The Contribution of Local Wisdom,” jelas Syahrin.
Sementara itu, Gubernur Edy Rahmayadi berharap seminar ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga mengaplikasikannya ke tengah-tengah masyarakat. Apalagi saat ini menurutnya tantangan menjaga kerukunan umat beragama semakin besar.
“Insya Allah, ini tidak menjadi seremonial saja karena kita semua tahu tantangan menjaga kerukunan umat beragama saat ini semakin berat, begitu banyak cobaannya,” kata Edy Rahmayadi, usai membuka seminar Moderasi Agama dan meluncurkan logo baru UINSU.
Dia juga berpesan kepada seluruh civitas akademik UINSU dan peserta seminar agar tetap memegang teguh Alquran dan Hadis. Kedua referensi tersebut menurutnya telah menjabarkan bagaimana moderasi beragama dilakukan oleh seorang muslim.
“Sebagai muslim kita tidak boleh keluar dari Alquran dan hadis, di sana sudah ada tuntunan bagaimana memelihara keberagaman agama dan saya selaku muslim menerapkan itu. Ketika saya kesulitan harus bertindak seperti apa untuk suatu masalah saya bertanya kepada ulama dan menjadikan Alquran serta hadis sebagai referensi,” kata Edy Rahmayadi.
Hadir pada acara seminar dan peluncuran logo baru UINSU ini Staf Ahli Kemenag Hasan Basri Sagala, Kakanwil Kemenag Sumut Abd. Amri Siregar dan rektor UINSU Walisongo Semarang Imam Taufiq. Hadir juga unsur Forkopimda Sumut, OPD Pemprov Sumut, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sementara itu, untuk narasumber UINSU mengundang peneliti bahasa, budaya dan sastra Batak Uli Kozok.red2
Danke Dicopot, Kejati Sumut Tunjuk Herlangga Wisnu Murdianto Jadi Plh Kajari Karo
kota
Medan sumut24.co Pengerjaan bangunan tembok setinggi 3 (tiga) meter milik PT SBP (Sarana Baja Perkasa) di Jln. Takenaka Lingkungan VI, Kel
kota
Tak Mainmain! Polres Padangsidimpuan Musnahkan Ribuan Barang Bukti Narkoba, Miras dan Knalpot Brong Hasil Operasi 2026
kota
Gaspol 2027! Bupati Madina Saipullah Nasution Targetkan Ekonomi Tembus 6,8 Persen Lewat Musrenbang
kota
Di Musrenbang 2027, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis Siap Kawal Target Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan
kota
RUPS Bank Sumut Panaskan Target KBMI 2, Bupati Madina Saipullah Nasution Ikut Dorong Penguatan Modal
kota
DPRD Padangsidimpuan Tuntaskan LKPJ 2025, Srifitrah Munawaroh Serahkan Rekomendasi Penting ke Wali Kota
kota
Sekda Padangsidimpuan Pimpin Rapat Persiapan MTQ ke25 Tahun 2026, Padangsidimpuan Tenggara Diproyeksikan Jadi Tuan Rumah
kota
DPD Demokrat Sumut Audiensi ke Kejati Sumut, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
kota
Sidang Paripurna DPRD, Bupati Pakpak Bharat Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun 2025
kota