Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung
Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Sebanyak 300 ton daging sapi yang akan dijual dengan harga sebesar Rp80 ribu per kilogram (kg) sesuai instruksi Presiden Jokowi siap didistribusikan ke pasar-pasar tradisional Medan.
Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumatera Utara (Sumut) Fattah Yasin mengatakan, pasokan daging itu akan tiba secara bertahap ke Medan dalam waktu dekat. Dalam minggu ini akan masuk 11 ton hingga akhirnya total 300 ton siap didistribusikan ke pasar-pasar tradisional dalam bentuk operasi pasar (OP). “Seperti hari ini sudah ada yang kami jual di kantor Bulog dengan pasokan sebanyak 600 kg namun baru laku terjual 20 kg. Selanjutnya akan disebar ke pasar-pasar tradisional di sini,” katanya Selasa (7/6).
Namun untuk lokasi pasar, lanjut dia, pihaknya belum menentukan. Pasalnya masih akan dirapatkan bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID). Yang pasti akan disebarkan ke pasar-pasar pantuan TPID. “Pasar-pasarnya nanti ditentukan kembali. Masyarakat dipastikan bisa membeli daging dengan harga murah dalam waktu dekat,” ujarnya.
Dikatakannya, daging ini merupakan impor dari Australia dan New Zealand yang sudah tiba di Jakarta baru-baru ini. Dari Jakarta kemudian disebar ke berbagai daerah termasuk Medan. Jadi harganya ditetapkan langsung dari pusat yaitu Rp80 ribu per kg. “Harganya sesuai instruksi presiden yaitu Rp80 ribu kg. Kami harap (harga) ini selanjutnya bisa diikuti pedagang dengan menurunkan harga jualnya,” jelasnya.
Wakil Ketua TPID Sumut Difi A Johansyah mengatakan, penambahan komoditas dalam OP Bulog dari selama ini hanya fokus pada bawang merah dan cabai merah diharapkan mampu menurunkan harga daging sapi yang saat ini lebih dari Rp110 ribu per kg. “OP daging sapi akan melengkapi komoditas yang selama ini sudah dijual. Dengan begitu kami yakin bisa menstabilkan harga di tingkat pasar,” katanya.
Dia yakin, langkah-langkah yang dilakukan instansi dalam TPID ini bisa membuat kebutuhan di tingkat masyarakat terpenuhi sehingga tidak lagi terbebani dengan tingginya harga komoditas di pasar saat ini. “TPID akan membantu semua langkah yang dilakukan tiap instansi. Dengan begitu ekspektasi masyarakat akan berubah sehingga harga tidak naik,” pungkasnya.(W04)
Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung
kota
Ketua JMSI Sumut Rianto SH MH Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ir. H. Muhammad Irwan Ritonga, M.Si
kota
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
kota
Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026 di Hadiri Bupati Solok
kota
Langkat sumut24.co Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhad
News
Kelangkaan BBM Sumut Diduga Hasil Permainan Internal, LBH Betul Betul Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus Fraud dan Copot Pimpinan PertaminaBPH
kota
Jual Rokok Tanpa Pita Cukai Berujung Proses Hukum, Polres Padang Lawas Sita Berbagai Merek Ilegal
kota
Kapolres Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama Lewat Program Polsumat di GKPA, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas Bersama
kota
Respons Cepat Laporan Warga, Polsek Batangtoru Temukan Dugaan Alat Isap Sabu di Muara Batangtoru
kota
Polisi Sahabat Umat! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky Gelar Edukasi Kamtibmas di Masjid Raya AlAbror
kota