Kamis, 07 Mei 2026

Alami Api Cemburu Siti Ramiah Alami Luka Parah

Administrator - Kamis, 11 Oktober 2018 14:27 WIB
Alami Api Cemburu Siti Ramiah Alami Luka Parah

GAYO LUES | SUMUT24.co

Baca Juga:

Siti Ramiah (30) yang berprofesi sebagai tenaga Honorer pada Dinas Dukcapil Gayo Lues, yang beralamat kampung Tungel Kecamatan Rikit Gaib, mengalami penganiayaan yang cukup berat pada wajahnya, karena luka sobek yang di duga dengan sengaja sayat oleh pelaku yang berinisial DN (50) warga Dusun kampung lama Kota Blangkejeren pada, Rabu (10/10) sekira pukul 14.00 WIB pada kemarin.

Akibat kelakuan tersangka korban mengalami luka robek yang cukup parah pada bagian wajah korbannya.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdul Hamid SH, saat dikonfirmasi via selulernya pada Kamis (11/10) membenarkan kejadian tersebut.

Kasat Reskrim menjelaskan, untuk saat ini masih di lakukan pemeriksaan terhadap tersangka DN dan mendalami apa motif perbuatannya sehingga dengan tega melakukan sayatan dengan mengunakan pisau pinset ke wajah korban, dan di duga merasa cemburu sehingga tersangka nekat melukai korban katanya.

“Akibat perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, dan saat ini tersangka telah di amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Di tempat yang terpisah, Kaharuddin abang kandung korban mengaku mengetahui kejadian penganiayaan terhadap adiknya SR, setelah mendapatkan informasi dari rekannya, bahwa adik nya menjadi korban penganiayaan, di Dusun Blower kecamatan Blangkejeren.

“Setelah mengetahui keberadaan adiknya di aniaya, saya langsung membawanya ke RSUD Gayo Lues, guna mendapat pertolongan medis atas luka sayatan yang cukup parah di wajah adik saya,” sebutnya.

Dia menambahkan, akibat luka sayatan yang cukup parah, adiknya terpaksa dirujuk ke RSU Adam Malik Medan. Saya menjadi heran atas perbuatan pelaku, apa motif dibalik penganiayaan adik saya yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Dukcapil Gayo Lues.

“Yang saya sesalkan sebelum berangkat, adik saya di rujuk ke Ruamah Sakit Adam Malik dia sempat mengatakan, bahwa dirinya tak tau apa salahnya. Bahkan dia meminta agar mereka mengembalikan matanya akibat di sayat pelaku,” paparnya dengan nada sedih.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Jalan Rusak Puluhan Tahun, Warga Buntu Pane Demo, Bupati Asahan Turun Tangan
Persiapan Musda KNPI Padangsidimpuan Diduga Tidak Sesuai AD/ART, Karim Pohan Kontak DPP
Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail
Fantastis! Kejari Madina Musnahkan 54 Kg Ganja dan 1,1 Juta Rokok Ilegal, Perang Lawan Narkoba Kian Panas
Tak Butuh Waktu Lama, Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan Toko Pakaian
Road To Hari Konservasi 2026: Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liarr
komentar
beritaTerbaru