Jalan Rusak Puluhan Tahun, Warga Buntu Pane Demo, Bupati Asahan Turun Tangan
sumut24.co ASAHAN, Kerusakan parah pada ruas jalan di Kecamatan Buntu Pane memicu aksi demonstrasi warga pada Kamis (07/05/2026). Puluhan w
News
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan satwa dilindungi, Polres Padangsidimpuan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Sinergi Kepolisian bersama Kementerian Kehutanan serta masyarakat Kota Padangsidimpuan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pratidina Polres Padangsidimpuan, Jalan SM Raja, Kota Padangsidimpuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road To Hari Konservasi Alam Nasional 2026 dengan mengusung tema "Sinergi Kepolisian, Kementerian Kehutanan Bersama Masyarakat Untuk Kelestarian Orangutan dan Satwa Liar Lainnya."
Acara ini dihadiri langsung Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan BBKSDA Sumatera Utara Susilo Ari Wibowo, S.Hut., M.Sc beserta jajaran, Koordinator Tim APE Patriot Centre for Orangutan Protection Rahmad Fauzi, S.Hut, para lurah, kepala desa se-Kota Padangsidimpuan, hingga personel Bhabinkamtibmas.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan para narasumber, pemaparan materi konservasi, sesi tanya jawab hingga penyerahan penghargaan dan cinderamata.
Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna menegaskan pentingnya sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
"Kelestarian hutan dan satwa liar bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak seluruh kepala desa, lurah dan Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perlindungan satwa liar dan pencegahan perusakan hutan," ujar AKBP Dr. Wira Prayatna.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perburuan, perdagangan maupun pemeliharaan satwa dilindungi yang bertentangan dengan hukum.
Selain itu, ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas ilegal seperti perambahan hutan, pembakaran lahan maupun perdagangan satwa liar.
"Polres Padangsidimpuan siap mendukung penuh program konservasi serta melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran di bidang lingkungan hidup dan kehutanan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan BBKSDA Sumatera Utara, Susilo Ari Wibowo menjelaskan bahwa orangutan merupakan satwa dilindungi yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
Ia menyoroti berbagai ancaman yang masih terjadi terhadap habitat satwa liar, mulai dari pembukaan lahan, pembakaran hutan, hingga perdagangan ilegal satwa dilindungi.
Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, kepolisian dan lembaga konservasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan habitat satwa liar di wilayah Sumatera Utara.
"Jika terjadi konflik antara satwa liar dengan masyarakat, diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak BBKSDA maupun Kepolisian agar dapat ditangani secara tepat," ungkap Susilo.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan karena dapat merusak habitat satwa dan memicu bencana lingkungan.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Tim APE Patriot Centre for Orangutan Protection, Rahmad Fauzi, menyampaikan bahwa orangutan merupakan satwa langka yang keberadaannya semakin terancam akibat kerusakan habitat dan aktivitas ilegal.
Rahmad menyebut perburuan, perdagangan satwa liar, serta pembukaan lahan menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan populasi orangutan dan satwa lainnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga habitat alami satwa liar dengan tidak merusak hutan maupun melakukan pembakaran lahan.
"Kami berharap masyarakat dapat menjadi pelopor pelestarian lingkungan serta memberikan informasi dini apabila menemukan aktivitas ilegal terhadap satwa dilindungi," katanya.
Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari para lurah, kepala desa dan personel Bhabinkamtibmas yang hadir.
Polres Padangsidimpuan berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan dan satwa liar demi keberlangsungan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga diharapkan menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran di bidang kehutanan dan konservasi satwa liar di wilayah binaannya masing-masing.zal
sumut24.co ASAHAN, Kerusakan parah pada ruas jalan di Kecamatan Buntu Pane memicu aksi demonstrasi warga pada Kamis (07/05/2026). Puluhan w
News
Persiapan Musda KNPI Padangsidimpuan Tidak Sesuai AD/ART, Karim Pohan Kontak DPP
kota
Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail
kota
Fantastis! Kejari Madina Musnahkan 54 Kg Ganja dan 1,1 Juta Rokok Ilegal, Perang Lawan Narkoba Kian Panas
kota
Tak Butuh Waktu Lama, Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan Toko Pakaian
kota
Road To Hari Konservasi 2026 Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liarr
kota
Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Wek VI, Timbangan Digital Ikut Disita
kota
Tokoh Kampung Darek Datangi Polres, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna Dipuji Tokoh Adat dan Agama atas Ketegasan Berantas Narkoba
kota
Bupati Saipullah Nasution Gaspol Sertifikasi Aset Madina, 200 Persil Ditarget Rampung 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Keberhasilan Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan dalam memburu pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau
News