Kamis, 07 Mei 2026

Rumah Janda di Mon Jambee Ambruk Diterjang

Administrator - Selasa, 14 Agustus 2018 15:26 WIB
Rumah Janda di Mon Jambee Ambruk Diterjang

BIREUEN | SUMUT24

Baca Juga:

Rumah Suryani Ahmad (50), salah seorang janda miskin di Desa Mon Jambee, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Selasa (14/8) ambruk usai diterjang ombak.

Akibatnya, janda sembilan anak itu terpaksa mengungsi ke rumah suadaranya yang juga berada di desa tersebut.

Dari amatan wartawan, rumah Suryani Ahmad yang letaknya dekat dengan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) dan warung kopi pinggir pantai Desa Mon Jambee.

Dinding dan lantai rumah berkontruksi papan sebelah utara rusak berat. Sehingga tidak bisa ditempati lagi. Sebagian rumahnya telah ambruk ke laut.

Sementara air pasang atau ombak laut yang dasyat terus menghantam bibir pantai kawasn tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun Serambinews.com dari warga dan nelayan Desa Mon Jambee, Selasa (14/8) menyebutkan, gemuruh ombak besar menghantam desa mereka terjadi sejak dua hari lalu.

Namun kini semakin parah, karena air pasang telah menjorok ke darat. Akibatnya, bukan hanya rumah yang telah dihantam ombak, gudang tempat penyimpanan ikan dan TPI juga ikut dihantam air pasang.

Sehingga abrasi pantai pun makin menganas. Karena kebun kepala milik warga yang berada di bibir pantai juga telah banyak yang dihantam ombak serta ambruk ke pantai. “Kami berharap dibangun jetty penahan ombak,” pinta nelayan di Mon Jambe.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Jalan Rusak Puluhan Tahun, Warga Buntu Pane Demo, Bupati Asahan Turun Tangan
Persiapan Musda KNPI Padangsidimpuan Diduga Tidak Sesuai AD/ART, Karim Pohan Kontak DPP
Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail
Fantastis! Kejari Madina Musnahkan 54 Kg Ganja dan 1,1 Juta Rokok Ilegal, Perang Lawan Narkoba Kian Panas
Tak Butuh Waktu Lama, Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan Toko Pakaian
Road To Hari Konservasi 2026: Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liarr
komentar
beritaTerbaru