Selasa, 25 Agustus 2026

Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari

Administrator - Selasa, 25 Agustus 2026 02:12 WIB
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat menangani warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Panyabungan Julu, Kecamatan Panyabungan. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution meminta proses verifikasi dan validasi data korban diselesaikan dalam waktu satu hari.

Permintaan tersebut disampaikan Atika saat mengunjungi lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak pada Senin, 24 Agustus 2026.

Menurut Atika, percepatan verifikasi sangat penting agar bantuan untuk kebutuhan tempat tinggal atau bantuan papan dapat segera direalisasikan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial.

"Hari ini kami hadir untuk menyerahkan bantuan sandang dan pangan. Untuk bantuan papan akan menyusul melalui Dinas Sosial karena saat ini masih dilakukan verifikasi dan validasi data," ujar Atika.

Ia meminta proses pendataan tidak berlarut-larut. Dengan data yang sudah terverifikasi, pemerintah dapat menentukan bentuk serta penerima bantuan secara tepat sehingga kebutuhan mendesak para korban bisa segera ditangani.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, tidak hanya menghanguskan sejumlah rumah warga. Berbagai dokumen penting milik korban juga ikut terbakar.

Dokumen tersebut antara lain administrasi kependudukan hingga ijazah yang selama ini menjadi bagian penting dalam berbagai keperluan masyarakat.

Karena itu, Atika meminta camat dan kepala desa turun langsung membantu warga mengurus kembali dokumen yang hilang akibat kebakaran.

"Kepada camat dan kepala desa, saya minta untuk mengurus kembali berkas administrasi warga yang terbakar. Jangan sampai ini menghambat bantuan," tegasnya.

Menurutnya, warga yang baru saja tertimpa musibah seharusnya tidak dibebani persoalan administrasi yang dapat menghambat proses mendapatkan bantuan.

Di tengah penanganan korban, Atika juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran di lingkungan tempat tinggal.

Ia meminta warga yang membakar sampah memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

Atika juga mengingatkan masyarakat, khususnya para perokok, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok harus dipastikan sudah benar-benar mati sebelum dibuang.

Selain itu, persoalan instalasi listrik di rumah juga menjadi perhatian. Warga diminta memastikan kapasitas daya listrik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi instalasi.

"Pastikan kapasitas daya listrik di rumah cukup. Jika kurang, lebih baik tambah daya dan laporkan ke pihak PLN. Jangan dirakit atau diakali sendiri," kata Atika.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat.

Respons cepat Pemkab Madina terhadap musibah tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Madina Miftahul Falah.

Ia menyampaikan terima kasih atas langkah pemerintah daerah yang langsung turun memberikan bantuan kepada warga terdampak.

"Kami dari DPRD mengapresiasi langkah cepat Pemkab dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah," ujar Miftahul.

DPRD Madina, lanjut dia, juga akan meneruskan informasi mengenai musibah tersebut kepada anggota DPRD lainnya. Langkah itu diharapkan dapat membuka ruang gotong royong untuk membantu meringankan beban keluarga yang menjadi korban.

Berdasarkan data yang disampaikan, kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, menyebabkan tiga rumah warga hangus terbakar. Sementara empat warga lainnya tercatat terdampak akibat kejadian tersebut.

Adapun korban yang rumahnya hangus terbakar yakni:

1. Surya Bakti, 46 tahun
2. Alinapia Lubis, 55 tahun
3. Khoirul Falah, 39 tahun

Sementara warga yang tercatat terdampak yakni:

4. Ridho
5. M. Yazid
6. Sholihuddin
7. Yayan

Pemerintah daerah kini memprioritaskan pendataan dan pemulihan kebutuhan dasar warga. Dengan percepatan verifikasi data, bantuan lanjutan diharapkan dapat segera disalurkan kepada korban sesuai kondisi masing-masing.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat melewati masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang maupun dokumen penting akibat kebakaran.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
Wabup Madina Tekankan Pengelolaan TNBG Harus Selaras dengan Kepentingan Masyarakat
Wabup Pakpak Bharat Hadiri HUT Bhayangkara Ke 80
Wabup Menghadiri Pisah Sambut Kepala BPN Pakpak Bharat
Wagub Jihan Dorong PJ91 Wujudkan Semangat Bersatu, Berbaur, dan Berdampak
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
komentar
beritaTerbaru