Rabu, 22 Juli 2026

Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris: Jangan Rendahkan Martabat Wartawan

Administrator - Selasa, 21 Juli 2026 19:17 WIB
Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris: Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
Baca Juga:

MEDAN – Tokoh masyarakat Mandailing Natal (Madina), H. Syahrir Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara yang mengadukan Hotman Paris Hutapea terkait pernyataan yang dinilai merendahkan integritas dan martabat insan pers.

Menurut Syahrir, pernyataan yang dianggap menyudutkan profesi wartawan tidak boleh dibiarkan karena berpotensi mencederai kehormatan dunia pers yang selama ini menjalankan fungsi kontrol sosial, menyampaikan informasi kepada masyarakat, serta mengawal jalannya demokrasi.

"Saya mendukung penuh pengaduan tersebut. Jangan ada pihak yang merendahkan atau mencemooh dunia pers. Wartawan bekerja berdasarkan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, bukan untuk dijadikan objek pelecehan melalui pernyataan yang merendahkan profesinya," tegas Syahrir Nasution, Senin (21/7/2026).

Syahrir menilai, kritik terhadap pemberitaan merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun, kritik tersebut harus disampaikan secara proporsional dan tidak menggeneralisasi seolah-olah seluruh wartawan memiliki integritas yang buruk.

"Kalau ada keberatan terhadap suatu pemberitaan, mekanismenya sudah jelas. Ada hak jawab, hak koreksi, bahkan penyelesaian melalui Dewan Pers. Jangan malah melontarkan ucapan yang dapat mencoreng nama baik profesi wartawan secara keseluruhan," ujarnya.

Ia menegaskan, pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan, mengungkap berbagai persoalan publik, serta menyuarakan kepentingan masyarakat.

"Dunia pers harus dihormati. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik. Jangan sampai muncul stigma yang dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pers hanya karena pernyataan yang tidak berdasar," katanya.

Syahrir juga mengajak seluruh insan pers tetap menjaga profesionalisme, independensi, dan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan tugas.

"Saya mendukung langkah PWI Sumut untuk menempuh jalur yang sesuai dengan aturan. Kehormatan profesi wartawan harus dijaga. Pers yang kuat dan bermartabat adalah salah satu fondasi penting bagi demokrasi yang sehat," pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian berbagai kalangan setelah PWI Sumut mengambil langkah pengaduan terhadap pernyataan Hotman Paris yang dinilai telah merendahkan integritas profesi wartawan. PWI menegaskan bahwa kritik terhadap pers harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak mendiskreditkan profesi wartawan secara umum.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
PWI
beritaTerkait
Dianggap Rendahkan Profesi Wartawan PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda
Rianto, SH., MH Apresiasi Sikap Ketua Dewan Pers dan Ketua Umum PWI yang Mengecam Pernyataan Hotman Paris yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Jelang Konferensi PWI Sumut 2026, Rival di Arena, Sahabat di Luar: Farianda dan Anto Genk Siap Bertarung Sehat
Farianda dan Anto Genk Siap Adu Gagasan di Konferensi PWI Sumut 2026, Komitmen Junjung Demokrasi dan Persaudaraan
Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik Berikan Pembekalan dan Motivasi Kepada Peserta Rakerda JMSI Sumut 2026
komentar
beritaTerbaru