Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
Baca Juga:
Medan - Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Armansyah Effendi Pohan menegaskan bahwa penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tidak boleh sekadar menjadi ajang hiburan maupun transaksi jual beli, tetapi harus mampu menjadi etalase kebanggaan daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,ucap Komisaris Utama PPSU Armansyah Effendi Pohan dalam konpers di Gedung keong PRSU Medan, Rabu (1/7).
Menurut Dewan Komisaris, PRSU harus kembali menjadi ikon Sumatera Utara yang menghadirkan manfaat jangka panjang, baik bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelaku UMKM, maupun masyarakat luas.
"Selama 31 hari penyelenggaraan, PRSU harus mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata. Namun yang lebih penting, manfaat itu harus berlanjut setelah kegiatan selesai," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris menekankan tiga prinsip utama yang harus dijaga, yakni tata kelola yang baik, profesionalisme, serta transparansi dan akuntabilitas. Dengan target lebih dari 300 ribu pengunjung dari 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara, penyelenggaraan PRSU diharapkan mampu menunjukkan peningkatan kualitas dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Perhatian khusus juga diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, keberhasilan PRSU tidak hanya diukur dari besarnya transaksi ekonomi selama acara berlangsung, tetapi juga dari meningkatnya kapasitas dan daya saing UMKM.
"UMKM jangan hanya datang untuk berjualan. Mereka harus naik kelas, memperoleh jaringan usaha baru, bertemu mitra bisnis, dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Itulah ukuran keberhasilan yang ingin kita capai," katanya.
Dewan Komisaris juga menegaskan bahwa sekitar 75 persen produk yang ditampilkan di PRSU merupakan karya asli Sumatera Utara. Untuk menjaga kualitas tersebut, panitia menerapkan proses kurasi yang ketat sehingga produk lokal benar-benar menjadi pusat perhatian dan tidak didominasi barang impor maupun produk ilegal.
"PRSU harus menjadi panggung utama bagi produk-produk lokal Sumatera Utara yang berkualitas," tegasnya.
Selain menjadi ajang promosi produk daerah, PRSU juga diharapkan berkembang sebagai mesin ekonomi baru Sumatera Utara. PT PPSU diminta tidak hanya aktif selama 31 hari penyelenggaraan PRSU, tetapi mampu menghidupkan kawasan tersebut sepanjang tahun melalui berbagai kegiatan ekonomi, budaya, pameran, dan promosi.
Dengan demikian, kawasan PRSU dapat menjadi pusat aktivitas yang terus mendorong pertumbuhan UMKM, memperkuat BUMD, sekaligus menjadi ruang promosi budaya Sumatera Utara.
Di akhir sambutannya, Dewan Komisaris mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota, OPD, BUMN, BUMD, pelaku usaha, serta insan pers untuk bersama-sama menyukseskan PRSU ke-50. Ia berharap media turut mengajak masyarakat memeriahkan penyelenggaraan PRSU sekaligus mendukung berbagai kegiatan produktif yang akan digelar sepanjang tahun demi memperkuat perekonomian Sumatera Utara.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
kota
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
kota
PRSU Ke50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
kota
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
kota
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
kota
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
kota
Ketum Bakopam Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat
kota
Polresta Deli Serdang berhasil amankan Pelaku Judi Togel
kota
Tim URC MIT Jatanras Polda Sumut Ringkus 7 Begal Sadis di Wilkum Polrestabes Medan dan Polres Belawan.
kota