Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel: Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
News
Baca Juga:
- Bupati Asahan Hadiri Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak, Sinergi Provinsi–Kunci Wujudkan Kesejahteraan Rakyat
- Bupati Asahan Lakukan Tanam Perdana PSR Kemitraan dan Intercropping Padi Gogo, Langkah Strategis Tingkatkan Ekonomi Petani dan Ketahanan Pangan
- Bupati Padang Pariaman: Hukum Pidana Adat Harus Diakui, Namun Tetap Dalam Koridor Hukum Nasional
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memperingati Hari Asyura atau 10 Muharram 1448 Hijriah dengan menggelar rangkaian kegiatan keagamaan dan sosial di Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Panyabungan, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diisi dengan tausiah agama, zikir bersama, doa, serta pemberian santunan kepada 180 anak yatim. Pada kesempatan yang sama, Pemkab Madina juga menyerahkan bantuan kepada sejumlah penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam dan Hari Asyura harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi setiap umat Islam untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kualitas diri.
"Hari ini kita berkumpul dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam dan 10 Muharram. Momentum ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan ke arah yang lebih baik," ujar Saipullah dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa makna hijrah yang diajarkan dalam Islam tidak hanya diartikan sebagai perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain. Lebih dari itu, hijrah merupakan perubahan sikap, perilaku, dan kebiasaan menuju kehidupan yang lebih baik serta lebih bermanfaat bagi sesama.
Menurut Saipullah, semangat hijrah perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam mendukung pembangunan daerah.
"Jika sebelumnya masih banyak kekurangan, maka di tahun baru Islam ini mari kita jadikan sebagai titik awal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bertanggung jawab," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menyemarakkan Hari Asyura dengan memperbanyak amal saleh dan memperkuat kepedulian sosial. Salah satu bentuk nyata yang dapat dilakukan adalah berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Ia menilai kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian dari ajaran Islam yang memiliki nilai kemuliaan tinggi. Karena itu, kegiatan santunan yang dilaksanakan pada Hari Asyura diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
"Dengan momentum 10 Muharram ini, mari kita tingkatkan amal kebaikan. Apa yang kita lakukan hari ini semoga menjadi ladang pahala dan mendapat balasan dari Allah SWT. Mari kita bergandengan tangan, saling membantu, dan bersama-sama membangun Mandailing Natal yang lebih maju dan lebih baik," ungkapnya.
Sementara itu, penceramah yang hadir dalam kegiatan tersebut, Ustaz H. Muhammad Daud Sagita Putra, menyampaikan tausiah mengenai keutamaan bulan Muharram sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam. Ia juga mengingatkan pentingnya memuliakan anak yatim sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Menurutnya, perhatian dan kasih sayang kepada anak yatim tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga menjadi amalan yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.
Acara peringatan Hari Asyura tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Ketua TP PKK Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama Madina Maranaik Hasibuan, Ketua MUI Madina H. Muhammad Natsir, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Mandailing Natal.
Peringatan 10 Muharram yang berlangsung penuh kebersamaan itu menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan semangat persatuan di tengah masyarakat. Dengan semangat hijrah dan berbagi, Pemkab Madina berharap keberkahan Tahun Baru Islam dapat menjadi energi positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
News
Bobby Nasution Genjot PAD Sumut, Ini Data PAD dan DBH 5 Daerah Tabagsel 2026
News
Bupati Saipullah Nasution Hidupkan Kembali Pisang Kepok Madina, 5 Hektare Lahan Mulai Digarap
News
Dua BBI Madina Rusak Parah, Bupati Saipullah Siapkan Anggaran Rehabilitasi di APBDP 2026
News
Maga Dolok Jadi Kandidat Desa Antikorupsi, Pemkab Madina Bidik Role Model untuk 377 Desa
News
Kebijakan Afirmasi TNI untuk Suku Dayak Harus Jadi Gerakan Emansipatif, Bukan Belas Kasihan
News
M Safrizal Almalik Bertemu Gus Kikin di Tebuireng, Sampaikan Selamat atas Amanah sebagai Ketum PBNU
News
Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menggelar Deklarasi Pilkades Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa Serenta
News
Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPISKKB Ditunda
News