Minggu, 24 Mei 2026

H Syahrir Nasution: Buku “Janji-Janji Sosial Negara” Penting Diajarkan di Sekolah

Administrator - Minggu, 24 Mei 2026 12:28 WIB
H Syahrir Nasution: Buku “Janji-Janji Sosial Negara” Penting Diajarkan di Sekolah
Istimewa

Binjai — Dewan Pakar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kota Binjai sekaligus pemerhati sosial dan politik masyarakat, H Syahrir Nasution menilai buku "Janji-Janji Sosial Negara" sangat relevan dengan kondisi rakyat Indonesia saat ini dan perlu dikembangkan di lingkungan sekolah.
Pernyataan itu disampaikan Syahrir Nasution menanggapi penyerahan buku "Janji-Janji Sosial Negara" pada momentum peringatan 83 tahun Panti Asuhan Mamiyai Al-Ittihadiyah, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurutnya, di tengah berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan ketimpangan yang masih dirasakan masyarakat, bangsa Indonesia perlu kembali meninjau apakah cita-cita kemerdekaan yang tertuang dalam konstitusi benar-benar telah dijalankan secara konsisten oleh negara.
"Relevan dengan kondisi rakyat kita saat ini. Pertanyaannya, apakah cita-cita kemerdekaan negara ini masih sesuai dengan amanat konstitusi?" ujar Syahrir.
Ia menegaskan, semangat yang terkandung dalam buku tersebut sangat penting dikenalkan kepada generasi muda agar anak bangsa memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam sistem bernegara yang berlandaskan Pancasila.
"Buku Janji-Janji Sosial Negara ini perlu dikembangkan di sekolah-sekolah agar anak bangsa Indonesia mengetahui hak dan kewajibannya di negara yang ber-Pancasila," katanya.
Syahrir juga menilai, pendidikan kebangsaan tidak boleh berhenti hanya pada hafalan teks konstitusi, tetapi harus mampu menanamkan kesadaran kritis tentang tanggung jawab negara terhadap kesejahteraan rakyat.
Menurutnya, isi buku tersebut dapat menjadi pengingat bagi para elite politik dan elite negara mengenai kewajiban konstitusional mereka terhadap rakyat.
"Buku ini sekaligus menyadarkan para elite politik dan elite negara, apa kewajiban negara terhadap rakyat dan anak bangsa ini ke depan," tegasnya.
Ia berharap lahir lebih banyak ruang diskusi kebangsaan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, agar nilai-nilai keadilan sosial, kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa benar-benar menjadi arah pembangunan nasional.
Syahrir menambahkan, lembaga sosial dan pendidikan seperti Panti Asuhan Mamiyai Al-Ittihadiyah memiliki peran penting dalam menjaga semangat kebangsaan dan nilai kemanusiaan di tengah perubahan zaman.
"Kalau generasi muda memahami konstitusi dan tujuan kemerdekaan secara utuh, maka bangsa ini akan memiliki masa depan yang lebih kuat, berkeadilan, dan bermartabat," pungkasnya.red

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Launching dan Pendistribusian Buku ‘Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar
KPK Serahkan Buku Pendidikan Antikorupsi Kepada MRPTNI Dalam Forum SNPMB 2026
Lewat Buku, Giovani Berbagi Ilmu dan Pengalaman Sebagai APH Kejaksaan
Perpustakaan Unimed Gelar Peluncuran dan Bedah Buku "Membangun Negeri dari Sekolah" Dorong Peran Pendidikan Sebagai Pilar Utama Pembangunan
Festival Penulis Danau Toba 2025 : Dorong Literasi dan Angkat Reputasi Sumut di Kancah Global
Wamenag RI Romo Raden Safii Hadiri Peluncuran Buku "Reformasi Kepagian" di USU Medan
komentar
beritaTerbaru