Warga Resah, Polisi Bergerak! Pria Diduga Pengedar Sabu Diciduk di Hutaraja Tinggi
Warga Resah, Polisi Bergerak! Pria Diduga Pengedar Sabu Diciduk di Hutaraja Tinggi
kota
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, menyampaikan pesan penting kepada para lulusan Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kelurahan Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, saat menghadiri acara kelulusan santri pada Kamis (21/5/2026).
Dalam sambutannya, Saipullah menegaskan bahwa kelulusan dari pesantren bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Menurutnya, para santri harus terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar mampu bersaing dan menjadi generasi yang membawa perubahan bagi Mandailing Natal.
Ia menilai, Kabupaten Madina memiliki sumber daya alam yang sangat besar dan potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kekayaan tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat dikelola dengan baik.
"Jangan cepat merasa puas hanya karena sudah lulus dari Ponpes Roihanul Jannah. Teruslah menuntut ilmu dan tingkatkan kemampuan. Kalian harus mampu mengelola sumber daya alam Madina dengan baik dan jangan sampai daerah ini dikuasai orang luar," tegas Saipullah di hadapan para santri dan tamu undangan.
Menurutnya, generasi muda Madina memiliki peluang besar untuk berkembang apabila terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jaringan. Ia juga menyebut banyak perantau asal Madina yang sukses di tingkat nasional dan dapat menjadi inspirasi sekaligus jembatan peluang bagi para lulusan pesantren.
Bupati Saipullah turut menyampaikan permohonan maaf karena Pemerintah Kabupaten Madina belum mampu memberikan bantuan maksimal kepada pesantren. Kendati demikian, ia berharap kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para santri dalam mengejar pendidikan yang lebih tinggi.
Selain menyinggung dunia pendidikan, Saipullah juga menyoroti kondisi pascabencana yang dihadapi daerahnya. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp10 triliun untuk wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Namun, kata dia, Kabupaten Mandailing Natal bersama Kabupaten Toba belum mendapatkan alokasi dana tersebut sehingga proses pembangunan pascabencana belum bisa berjalan maksimal.
"Dengan belum adanya pengembalian TKD itu, Madina belum bisa melakukan pembangunan pascabencana secara optimal. Tapi ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk bersama-sama membangun daerah," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Saipullah hadir bersama Penjabat Sekretaris Daerah Madina Afrizal Nasution serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Syail Lubis.
Pesan yang disampaikan Bupati Madina itu pun mendapat perhatian dari para santri dan masyarakat yang hadir. Harapannya, para lulusan Pondok Pesantren Roihanul Jannah dapat menjadi generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu membawa kemajuan bagi Mandailing Natal di masa depan.zal
Warga Resah, Polisi Bergerak! Pria Diduga Pengedar Sabu Diciduk di Hutaraja Tinggi
kota
Dua Pria di Sosa Dibekuk Saat Ops Antik Toba 2026, Polres Padang Lawas Sita Sabu dan Alat Hisap
kota
Menuju Desa Modern, Bupati Paluta Reski Basyah Harahap Resmikan Program Desa Cinta Statistik 2026
kota
Pasar Murah Jelang Iduladha Digelar di Madina, Beras Rp60 Ribu dan Minyakita Rp15.500 Diserbu Warga
kota
Bupati Saipullah Nasution Sentil Pengelolaan SDA Madina, Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Selamatkan Kekayaan Alam
kota
ASN Pemprov Sumut Ditangkap Terkait Vape Narkotika, Bapeg Akui Belum Dapat Informasi Resmi
kota
Bobby Nasution Soroti ASN Terlibat Vape Narkoba, Sanksi Tegas Disiapkan
kota
Polrestabes Medan Tangkap ASN Provsu Pembawa Vape Mengandung Etomidate
kota
Zakat Pegawai Bank Sumut Biayai Pendidikan Ratusan Pelajar, Baznas Sebut UPZ Bank Sumut Salah Satu yang Terunggul di Sumut
kota
sumut24.co MEDAN, Ketua BPD Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Melkhy Waas mengatakan Sumatera Connect 2026 mendorong s
kota