sumut24.co - Medan
Baca Juga:
Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
DPRD Medan tetap komit tidak setuju dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi pembinaan ideolagi dan wawasan kebangsaan (Wasbang) di tengah masyarakat. Ketua Fraksi PSI
DPRD Medan Renville Pandapotan Napitupulu menyebut kegiatan dimaksud hanya menghabiskan anggaran tidak berpihak kepada rakyat.
Bahkan, untuk kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang akan digelar
DPRD Medan dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta terkait sosialisasi Wasbang minus Fraksi PSI. Artinya, dari 50 orang anggota
DPRD Medan hanya 46 orang yang akan mengikuti Bimtek sementara 4 orang anggota PSI dipastikan tidak ikut.
Ketika hal diatas dikonfirmasi kepada Ketua Fraksi PSI
DPRD Medan Renville Pandapotan Napitupulu SH. Mengaku jika Fraksi PSI tidak ikut dalam acara pendalaman tugas bimbingan teknis penyebarluasan ideologi Pancasila dan Wasbang pimpinan dan anggota
DPRD Medan yang dilaksanakan di Jakarta pada Kamis hingga Minggu (23-25/6/2026).
Maka dapat dipastikan, kegiatan sosialisasi pembinaan ideolagi dan wawasan kebangsaan yang akan dilaksanakan di tengah masyarakat nantinya tidak bisa dilaksanakan. Sebab, syarat utama untuk menggelar sosialisasi Wasbang harus memiliki sertifikat dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta.
Memang sejak awal, pada (20/1/2026) lalu terkait pendapat Fraksi di
DPRD Medan pada pengesahan perubahan Ranperda
DPRD Medan No 1 Tahun 2025 tentang Tata Tertib (Tata Tertib). Fraksi PSI menyatakan tidak setuju.
Melalui juru bicaranya Reinhart Jeremy Aninditha dengan tegas menolak pelaksanaan pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Fraksi ini menyebut, tetap lebih peduli kepentingan masyarakat.
Sementara itu Plt Sekwan
DPRD Medan Erisda Hutasoit SE MSP mengatakan, kegiatan Wasbang akan digelar 23 sd 25 April 2026. Pihaknya tetap mengajak dan siap memfasilitasi untuk seluruh
DPRD Medan ikut Bimtek. (Rel)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News