Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
- Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
- Tak Perlu Khawatir, Data Dijamin Aman! Bupati Padang Lawas Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Madina Temui Massa Aksi Mahasiswa, Saipullah Nasution Janji Jawab 15 Tuntutan Secara Tertulis
Tapsel | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (HOTDA) ke-30 Tahun 2026 dengan penuh khidmat di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Senin (27/04/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gus Irawan Pasaribu memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tapsel.
Upacara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Tapsel Sofyan Adil Siregar, para staf ahli, asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat struktural lainnya. Sementara itu, Ahmad Yunansyah Lubis dipercaya sebagai Komandan Upacara.
Peringatan Hari Otonomi Daerah sendiri diperingati setiap tanggal 25 April, merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996. Momentum ini menjadi ajang refleksi nasional dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah agar semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gus Irawan membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian.
Dalam pidato tersebut, Mendagri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, hingga insan pers yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.
"Kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel," demikian isi amanat yang dibacakan.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan beragam potensi hanya dapat berkembang optimal melalui sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Peringatan HOTDA ke-30 tahun ini mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Menuju Indonesia Maju dan Berdaya Saing." Tema tersebut menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus tetap selaras dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kesatuan visi, sinkronisasi kebijakan, serta pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Sejumlah isu strategis turut menjadi sorotan, mulai dari penguatan ketahanan pangan, energi, dan air, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Selain itu, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi prioritas utama.
Tak kalah penting, pemerintah daerah juga didorong untuk mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik. Inovasi seperti Mal Pelayanan Publik (MPP) serta pengelolaan data pemerintahan yang terintegrasi dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, peningkatan kapasitas aparatur, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta reformasi birokrasi juga menjadi fokus untuk mendorong kemandirian fiskal daerah.
Menutup amanatnya, Mendagri mengajak seluruh pemerintah daerah untuk tidak sekadar menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan berbasis potensi lokal.
Upacara peringatan HOTDA ke-30 di Kabupaten Tapanuli Selatan pun berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Momentum ini menjadi simbol komitmen kuat Pemkab Tapsel dalam memperkuat otonomi daerah demi pelayanan publik yang semakin berkualitas dan merata.zal
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News