8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
Gelombang protes masyarakat mencerminkan krisis kepercayaan yang tengah terjadi di Desa Ujung Batu IV, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas. Pada Kamis (23/4/2026), ratusan warga turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan terhadap kepemimpinan kepala desa.
Aksi yang dipusatkan di depan rumah kepala desa yang kini difungsikan sebagai kantor desa itu diikuti lebih dari 500 warga. Massa datang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga generasi muda yang bersatu dalam satu tuntutan: pergantian kepemimpinan desa.
Sejumlah tokoh lokal seperti Rinto Siregar, Jumarun, Itwento, Suraji, dan Maraiman Rambe turut hadir sebagai penggerak aksi. Mereka memimpin jalannya demonstrasi sekaligus menjadi jembatan aspirasi warga.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, warga menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini sudah tidak bisa ditoleransi. Mereka menilai kepemimpinan Kepala Desa Ujung Batu IV, Elvi Sutianti, telah kehilangan legitimasi di mata masyarakat.
"Kami ingin desa ini dipimpin oleh orang yang bisa dipercaya dan memberi contoh yang baik. Kalau kepercayaan sudah hilang, sulit untuk melanjutkan kepemimpinan," ujar salah satu warga di tengah aksi.
Pernyataan senada juga disampaikan oleh tokoh pemuda yang ikut dalam barisan massa. Ia menilai persoalan yang terjadi bukan lagi sekadar isu biasa, melainkan sudah menyentuh kepentingan masyarakat luas.
"Kami butuh kejelasan dan tindakan nyata. Jangan sampai masalah ini terus dibiarkan karena dampaknya dirasakan oleh masyarakat desa sendiri," katanya.
Kekecewaan warga dipicu oleh sejumlah isu yang berkembang, termasuk beredarnya video asusila yang sempat viral dan dikaitkan dengan kepala desa. Selain itu, muncul pula dugaan tindak pidana korupsi yang semakin memperkuat tuntutan warga untuk adanya tindakan tegas.
Meski sosok kepala desa tidak berada di lokasi saat aksi berlangsung, hal tersebut tidak mengurangi semangat warga untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai.
Pengamanan dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polsek Sosa dengan dukungan Polres Padang Lawas. Turut hadir Camat Hutaraja Tinggi, Riswan Daulay, bersama Kapolsek Sosa AKP Eko Adyranto SH MH untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Selain mendesak pemberhentian kepala desa, warga juga meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas. Mereka berharap bupati segera mengambil langkah konkret atas situasi yang dinilai telah meresahkan.
"Kami tidak ingin konflik ini berlarut-larut. Pemerintah daerah harus hadir dan memberikan solusi yang jelas," ujar salah satu perwakilan massa.
Aksi berlangsung tertib tanpa insiden. Namun demikian, warga menegaskan bahwa ini bukan akhir dari perjuangan mereka. Masyarakat berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga ada keputusan resmi dari pihak berwenang.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport