Senin, 18 Mei 2026

Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan

Administrator - Senin, 30 Maret 2026 17:58 WIB
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
Istimewa
Baca Juga:


MEDAN I SUMUT24.CO

Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut dikabarkan telah mengamankan AHF, kemarin.

Tersangka dugaan penggelapan uang jemaat gereja Katolik, Paroki Aek Nabara itu sebelumnya ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sudah diajukan penerbitan Red Notice.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengakui tersangka telah ditangkap.

"Benar, yang bersangkutan sudah diamankan, dan masih menjalani pemeriksaan," tandas Kombes Ferry, Senin (30/3/2026).

Namun, Ferry belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci, terkait waktu dan lokasi penangkapan tersangka AHF.

Sebelumnya, Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rahmat Budi Handoko menyebutkan, perbuatan tersangka AHF diduga telah merugikan jemaat Paroki Aek Nabara mengalami kerugian ditaksir sebesar Rp 28 miliar.

Kasus ini dilaporkan ke Polda Sumut pada 26 Februari 2026 oleh pihak Bank BNI Rantau Parapat Unit Aek Nabara, ketika pada Senin, 23 Februari 2026, ketika Henry Simatupang selaku Branch manager Bank BNI Rantau Parapat Unit Aek Nabara bersama dengan Ari Septian Saragih selaku PGS Sub-Branch manager Bank BNI Rantau Parapat Unit Aek Nabara melakukan kunjungan rutin ke Kantor CU Paroki Aek Nabara.

Terlapor ditetapkan sebagai tersangka pada13 Maret 2026 setelah penyidik melakukan gelar perkara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank
BNI Klarifikasi Aksi Demonstrasi Di Pematang Siantar
BNI Tuntaskan Pengembalian Dana CU Paroki Aek Nabara
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Berjalan Sesuai Perkembangan Penyidikan
OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara
komentar
beritaTerbaru