Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co
Matahari di ufuk Pasir Bidang, Kecamatan Angkola Sangkunur, tampak bersinar lebih hangat pada Senin (09/03/2026).
Di bawah naungan langit Tapanuli Selatan, deru cangkul dan adukan semen bukan sekadar suara pembangunan fisik, melainkan simfoni kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang kian erat.
Hari itu, Serka Herman Lase, sosok prajurit yang dikenal rendah hati dari Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel, memimpin langsung pembuatan Tugu TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026.
Tugu ini bukan sekadar monumen beton biasa; ia adalah prasasti bisu yang akan menceritakan kisah perjuangan, keringat, dan tawa yang tumpah selama masa pengabdian di desa ini.
Dengan tangan yang terbiasa memegang senjata namun kini mahir memainkan sendok semen, Serka Herman Lase bersama rekan-rekan prajurit dan warga setempat bahu-membahu memastikan setiap jengkal tugu berdiri kokoh.
"Tugu ini adalah simbol kehadiran kami di tengah masyarakat. Kami ingin meninggalkan sesuatu yang bisa dikenang oleh anak cucu di Pasir Bidang—sebuah bukti bahwa TNI selalu ada untuk rakyat," ujar Serka Herman di sela kegiatannya.
Pembangunan tugu ini menandakan fase-fase akhir dari program TMMD ke-127 di wilayah tersebut. Namun, bagi warga Pasir Bidang, tugu ini memiliki makna yang lebih dalam:
Meski peluh membasahi seragam loreng mereka, semangat para anggota Satgas Kodim 0212/Tapsel tak surut sedikit pun. Kehadiran masyarakat yang turut membantu dengan sukarela menjadi "suplemen" alami yang menghapus rasa lelah.
Di Pasir Bidang, Tugu TMMD ke-127 kini mulai menampakkan bentuknya. Kelak, siapapun yang melintas di sana akan tahu bahwa di tempat ini, pernah terjalin ikatan kasih yang tulus antara pengabdi negara dan rakyatnya.
Sebuah dedikasi yang dipahat dalam semen, diperkuat dengan doa, dan diabadikan untuk masa depan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News