DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
News
Baca Juga:
Kala terik matahari yang menyengat di Huta Tonga, Kecamatan Angkola Sangkunur, deru mesin dan dentuman palu menjadi simfoni pembangunan. Namun, di balik semangat Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), terselip kisah tentang pengabdian yang melampaui rasa sakit.
Pada Rabu (25/02/2026), sebuah insiden kecil namun bermakna terjadi. Di tengah kesibukan merangkai kayu dan menyusun bata, seorang prajurit harus menahan langkahnya. Sebuah paku berkarat yang tersembunyi di balik tanah tak sengaja terinjak, menembus alas kaki hingga melukai kakinya.
Tanpa perlu diminta, Sertu A. Siregar, tim medis yang selalu siaga di lokasi, langsung bergerak cepat. Di atas tanah merah berbatu, beralaskan peralatan medis sederhana, ia memberikan pertolongan pertama.
Pemandangan ini menjadi potret nyata betapa beratnya medan pengabdian. Sertu A. Siregar dengan telaten membersihkan luka rekannya, memastikan infeksi tidak menjalar, sembari memberikan kata-kata penyemangat agar sang prajurit tetap kuat.
Tak ada keluhan dari prajurit yang terluka; baginya, rasa perih di kaki tak sebanding dengan harapan warga Huta Tonga untuk memiliki rumah yang layak.
"Kami di sini satu keluarga. Luka satu orang adalah luka kami semua. Tugas kami adalah memastikan tidak ada yang tertinggal, agar pembangunan rumah untuk warga ini selesai tepat waktu," ujar Sertu A. Siregar pelan namun penuh penekanan.
TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Di setiap paku yang tertancap dan setiap luka yang dibalut, ada nilai kemanusiaan dan kemanunggalan yang mendalam.
Para prajurit Kodim 0212/TS ini mempertaruhkan kesehatan dan keselamatan mereka demi satu tujuan melihat senyum warga saat menempati rumah barunya nanti.
Kaki yang terluka mungkin akan sembuh dalam beberapa hari, namun jejak pengabdian para prajurit di Angkola Sangkunur ini akan tertanam selamanya di hati masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan.
Mereka adalah bukti bahwa seragam loreng bukan sekadar simbol kekuatan, tapi juga pelindung yang siap berkorban hingga hal terkecil sekalipun.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
News
Gus Irawan Kembali Nahkodai HKTI Sumut, Petani Jadi Fokus Utama
News
The Power of Small Acts Bersama Menciptakan Dampak yang Lebih Besar bagi MasyarakatIndonesiasumut24.coPerubahan positif tidak selalu dimul
Umum
Bupati Solok Terima Kunjungan Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri
News
Presiden PTM Eksekutif Sumut H. Ikrom Helmi Nasution Lepas Datuk Bandar Alor Setar, Saling Bertukar Cenderamata
News
Kota Medan & Pulau Pinang Ukir Prestasi Bersama, Raih Penghargaan IMTGT 2026
News
Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Resmikan Posyandu di Tapanuli TengahTapanuli Tengahsumut24.co Dompet Dhuafa meresmikan dua Posyandu yang diper
News
Kerjasama Kota Bersaudara Medan&ndashPulau Pinang 42 Tahun Silaturahmi, Kini Semakin Kokoh
News
KAWS Hadirkan KarakterKarakter Baru Bersama COMPANION dalam Koleksi UT Terbaru Tersedia mulai 14 SeptemberJakartasumut24.co 9 September 20
Umum
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peraturan Daerah tentang Perubahan Angaran Pendapatan Belanja Daerah Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2026 disahkan h
News