Wali Kota menghadiri acara Jalan Salib memeringati Wafatnya Yesus Kristus atau Jumat Agung yang digelar umat Katolik
Wali Kota menghadiri acara Jalan Salib memeringati Wafatnya Yesus Kristus atau Jumat Agung yang digelar umat Katolik
Wisata
Baca Juga:
- Diduga Bebas Beraksi, Pelangsir Angkut 180 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Transit Batangkuis
- Jaga Ekosistem Batang Toru, AKBP WIRA PRAYATNA Paparkan Strategi Teknologi Lawan Kejahatan Hutan
- Wali Kota Padangsidimpuan Dampingi Gubernur Sumut Tinjau Jembatan Batang Angkola dan Pembangunan Sekolah Rakyat
Tapsel | Sumut24.co
Sorotan terhadap aktivitas tambang emas yang dikelola PT Agincourt Resources (PTAR) di Batang Toru kembali menguat. Sejumlah tokoh masyarakat adat menilai kontribusi perusahaan belum sebanding dengan dampak eksploitasi sumber daya alam yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Kritik tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Parsadaan Marga Pulungan, Muhammad Erwin Pulungan, Selasa (24/02/2026). Ia mempertanyakan transparansi perusahaan serta manfaat nyata yang diterima masyarakat di sekitar wilayah tambang, khususnya di kawasan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Salah satu isu yang paling disorot adalah pembagian deviden. Berdasarkan informasi yang beredar, pemerintah daerah disebut hanya menerima sekitar 5 persen deviden, dengan rincian 3 persen untuk Tapanuli Selatan dan 2 persen untuk Sumatera Utara.
Erwin menilai angka tersebut terlalu kecil jika dibandingkan dengan potensi keuntungan tambang emas yang telah beroperasi selama kurang lebih 14 tahun. Ia bahkan menyebut nilai deviden yang mencapai sekitar Rp60 miliar per tahun perlu dibuka secara transparan kepada publik.
"Pemerintah daerah dan pusat perlu mengevaluasi ulang skema pembagian hasil agar lebih berkeadilan dan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah," ujarnya.
*390 Hektare Lahan Bekas Tambang Belum Optimal Direklamasi*
Selain persoalan deviden, kondisi lahan pasca tambang juga menjadi perhatian serius. Erwin menyebut terdapat empat lubang tambang dengan total luasan sekitar 390 hektare yang dinilai belum direboisasi secara optimal.
Ia menegaskan, dalam praktik pertambangan yang baik, pembukaan area baru seharusnya diiringi dengan reklamasi atau penanaman kembali pada area yang telah selesai dieksploitasi.
"Jika tidak, risiko kerusakan lingkungan jangka panjang bisa semakin besar," ungkapnya.
Kekhawatiran juga muncul terkait keberadaan fasilitas pengolahan dan danau penampungan limbah di kawasan hulu Batang Toru.
Masyarakat mempertanyakan standar keamanan serta mitigasi risiko apabila terjadi kebocoran yang berpotensi mencemari lingkungan.
Kritik juga diarahkan pada dampak sosial-ekonomi di tujuh desa lingkar tambang. Hingga kini, menurut Erwin, masyarakat belum merasakan perubahan signifikan dari keberadaan tambang emas tersebut.
Ia mencontohkan Desa Napa yang memiliki situs sejarah penting seperti Bagas Godang, masjid tua, dan makam Tuan Syekh Abdul Qodir Pulungan—tokoh yang disebut sebagai keturunan Raja Mandung Pulungan, pembuka wilayah Batang Toru pada era 1800-an.
"Kami harap aktivitas pertambangan tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memperhatikan pelestarian nilai sejarah, budaya, dan kesejahteraan warga setempat," ucapnya.
Parsadaan Marga Pulungan juga mendesak pemerintah pusat melakukan audit menyeluruh terhadap operasional PTAR. Mereka meminta evaluasi dilakukan secara objektif, termasuk terhadap aspek lingkungan, sosial, hingga skema pembagian keuntungan.
"Masyarakat menegaskan tidak menolak investasi. Namun, investasi yang diharapkan adalah yang berkelanjutan, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah," pungkasnya.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Wali Kota menghadiri acara Jalan Salib memeringati Wafatnya Yesus Kristus atau Jumat Agung yang digelar umat Katolik
Wisata
Seribuan peserta Fun Run 10K Gebyar Olahraga HUT ke XXV FKGOR Tahun 2026
kota
Razia Gabungan BNNK Sergai Amankan 50 Pengguna Narkoba di THM
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Inalum mengundang para jurnalis di Sumatera Utara (Sumut) untuk ambil bagian dalam kompetisi jurnalistik InJournal
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan sosialisasi mengenai Pencabutan Periz
News
sumut24.co PEMATANGSIANTAR, Dalam upaya memperkuat sinergi kelembagaan dan menjaga keamanan operasional ketenagalistrikan, PLN UP3 Pematang
News
Imigrasi dan Hilirisasi Gerbang Sunyi Menuju Kedaulatan Ekonomi Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf Khusus M
Politik
Wali Kota diwakili Staf Ahli membuka(MTQN ke XIX Tingkat Kecamatan Siantar dilaksanakan di Masjid Nurul Huda
kota
Ketua TP PKK bersama tim menghadiri Supervisi Posyandu Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Siantar Martoba
kota
Entry Meeting Pemeriksaan LKPD TA 2025 di Lingkungan DJPKN V BPK RI dipusatkan di Gedung Merah Putih BPK RI Jakarta
kota