Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ Sumut
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News
Baca Juga:
Palas | Sumut24.co
Polres Padang Lawas, Polda Sumatera Utara, secara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026 di Lapangan Apel Polres Padang Lawas, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya operasi kepolisian yang fokus pada peningkatan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukum Padang Lawas.
Apel dipimpin oleh Wakapolres Padang Lawas Kompol Sugianto, S.Pd., yang mewakili Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto, S.I.K. Operasi tahun ini mengusung tema "Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026."
Dalam pelaksanaannya, apel gelar pasukan bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pendukung sebelum operasi dilaksanakan di lapangan. Kesiapan ini dinilai penting mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel tersebut diikuti oleh unsur TNI-Polri dan instansi terkait, di antaranya personel Polres Padang Lawas, Koramil 08/Barumun, Satpol PP Kabupaten Padang Lawas, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Lawas.
Dalam amanat Kapolda Sumatera Utara yang dibacakan oleh Wakapolres Kompol Sugianto, disampaikan bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas merupakan kebutuhan utama masyarakat. Namun demikian, tingkat kepatuhan berlalu lintas dinilai masih perlu terus ditingkatkan, khususnya menjelang momentum besar seperti Idul Fitri.
Kapolda Sumut juga memaparkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Jumlah pelanggaran lalu lintas tercatat menurun dibandingkan tahun 2024, termasuk penurunan tilang sebesar 46,2 persen. Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan signifikan, termasuk korban meninggal dunia yang turun hingga 10,4 persen.
"Operasi Keselamatan Toba 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Sasaran operasi meliputi pengguna jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi, titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lalu lintas," ujar Kompol Sugianto.
Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, sebanyak 2.023 personel dikerahkan. Jumlah tersebut terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.923 personel Satgas Polres jajaran.
Melalui Operasi Keselamatan Toba 2026, Polres Padang Lawas berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif menjelang Operasi Ketupat Toba 2026.zal
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News
sumut24.co MedanPerhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tah
Ekbis
sumut24.co MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu
Ekbis
sumut24.co MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu
Ekbis
Jakarta Juru bicara (jubir) Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut bila penilaian perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri s
Politik
MEDAN, SUMUT24.CO Polrestabes Medan melalui Tim Jaga Cegah Sigap (JCS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalan
Hukum
Sindikat Curanmor Ditangkap URC MIT Jatanras Polda Sumut Gunakan Gunting Pemotong Gembok Tabrak Mobil Polisi dan Portal
kota
Beraksi di 35 TKP, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk Jatanras Polda Sumut
kota
Enam Penyerang Polisi Saat Penggerebekan Narkoba di Multatuli Diamankan, Urine Positif Sabu
kota
Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Bentuk 3 Tim URC MIT Tekan Aksi Kejahahan Jalanan dan Begal
kota