Sudah Seminggu, Kepastian Kompensasi Korban Keracunan MBG Karo Belum Jelas
Sudah Seminggu, Kepastian Kompensasi Korban Keracunan MBG Karo Belum Jelas
News
Baca Juga:
- Bimtek 177 Desa Asahan Diduga Sarat Mark-Up, LSM Sebut Lembaga Penyelenggara Raup Miliaran Rupiah dari Dana Desa
- Galian C di Dua Desa Asahan Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Penegak Hukum Diminta Periksa dan Tutup Paksa
- Dugaan Pungli Rekrutmen Pendamping Desa Asahan : Elite Parpol Terlibat, APH Tindak Tegas Pelaku
Tapsel | Sumut24.co
Warga Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih menyimpan trauma mendalam pasca banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah mereka pada 25 November 2025.
Banjir datang secara bertahap sejak dini hari hingga siang hari, membawa lumpur dan kayu gelondongan dari kawasan perbukitan.
Salah seorang warga, Herianda Situmeang, mengungkapkan banjir terjadi dalam empat gelombang yang membuat warga tak sempat bersiap.
Kejadiannya sekitar jam 4 subuh. Itu tahap pertama," ujar Herianda saat ditemui, Kamis, (15/1/2025).
Ia menjelaskan, banjir kembali datang pada pukul 08.00 WIB dan merendam seluruh wilayah Desa Garoga. Meski sempat surut, bencana belum berakhir.
"Satu jam kemudian datang lagi banjir ketiga, air sudah setinggi lutut di rumah-rumah warga," lanjutnya.
Gelombang keempat menjadi yang paling parah. Sekitar pukul 11.00 WIB, air bah datang dengan membawa material berat.
"Tahap keempat itu sudah bawa kayu bercampur lumpur," katanya.
Saat ditanya terkait dugaan penyebab banjir bandang, Herianda mengaku tidak mengetahui secara pasti.
"Kurang tahu perusahaan mana, tapi yang jelas banjir itu membawa batang-batang kayu besar," ungkapnya.
Warga lainnya, Khairuddin Mustafa Panggabean, menyampaikan bahwa meskipun ada rencana pembangunan kembali desa, warga masih dihantui rasa takut.
"Kami sebenarnya senang kalau dibangun lagi, tapi kayu-kayu masih banyak di atas. Jadi kami belum berani menempati lagi untuk beberapa tahun ke depan," ujarnya.
Hal senada disampaikan Pandapotan, yang menceritakan bagaimana warga terpaksa mengungsi demi keselamatan.
"Setelah air naik selutut, kami langsung pergi ke anggoli (mengungsi) selama tiga hari," katanya.
Ia menambahkan, material kayu yang datang berasal dari kawasan pegunungan.
"Kayu itu datang banyak, dari gunung," ujarnya singkat.
Sementara itu, Adi Hasibuan mengungkapkan dampak banjir bandang di Desa Garoga tergolong sangat fatal. Ia menyebut banyak warga menjadi korban jiwa.
"Warga di sekitar sini banyak yang jadi korban. Sekitar 60 orang meninggal, dan masih ada 15 orang lagi yang belum ditemukan, khusus wilayah Garoga," tuturnya.
Adi juga menggambarkan kondisi saat banjir mencapai puncaknya.
"Jam 11 siang air naik. Tingginya sampai 4 meter di jalan raya. Yang datang itu bukan air saja, tapi lumpur dan kayu gelondongan," pungkasnya.
Hingga kini, warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait, baik dalam penanganan korban, pemulihan lingkungan, maupun jaminan keamanan sebelum mereka kembali menetap di Desa Garoga.zal
Sudah Seminggu, Kepastian Kompensasi Korban Keracunan MBG Karo Belum Jelas
News
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Kamis (17/9/2026) sore meringkus seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), yang jadi pengedar
Hukum
Deliserdang sumut24.co Untuk terus memupuk sinergitas wartawan dan polri, Chairum Lubis SH Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Selasa (22/9/2
News
DPRD Dorong Kinerja Bank Sumut Hingga IPO, Dana Daerah Harus Berputar Untuk PAD dan Deviden
News
Distanpang Sumut Inisiasi Proyek Perubahan Transformasi Birokrasi Pelayanan Sektor Pertanian Terpadu
News
Pemko Pematangsiantar Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana
News
Wali Kota didampingi Unsur Forkopimda melakukan kick off tanda dibukanya Kejuaraan Sepak Bola Antar Pelajar SMA/Sederajat
News
Labuhanbatu sumut24.coTim gabungan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, BNN Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan Inteldim 0209/Labuhanbatu meninda
Hukum
sumut24.co KARO, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus mengakselerasi transformasi digital dengan m
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Proses tender sejumlah proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tanjungbalai kembali menjadi soro
News