TACO Terapkan Sistem Produksi Berkelanjutan Melalui Zero Waste Manufacturing
Serang, Memaknai momentum Earth Day 2026, TACO menegaskan komitmennya dalam mendorong standar baru industri melalui penerapan sistem pro
Ekbis
Baca Juga:
- Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
- Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
- Ngeri Parah! Warga Tapsel "Tarik Napas" Tiap Lewati Jembatan Nyaris Longsor di Sayur Matinggi, Warga Minta Bupati Gus Irawan Segera Bertindak
Tapsel | Sumut24.co
Pemerintah terus mempercepat penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Sebanyak 245 unit Hunian Sementara (Huntara) mulai dibangun di Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru, untuk menampung warga terdampak bencana dari sejumlah wilayah.
Pembangunan Huntara ini berlokasi di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV dengan luas awal mencapai 15 hektare. Ke depan, area tersebut direncanakan akan diperluas hingga 17 hektare, sambil menunggu proses pembebasan tambahan lahan dari PTPN di wilayah Batangtoru.
Pengawas lahan Huntara, Fahri, menyampaikan bahwa pekerjaan fisik Huntara dijadwalkan mulai dikerjakan pada Senin, 19 Januari 2025.
"Huntara ini mulai dikerjakan hari Senin. Targetnya sebelum tanggal 10 Februari 2026 sudah siap dan bisa ditempati warga," ujar Fahri saat ditemui di lokasi Huntara Desa Sumuran, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, bangunan Huntara akan menggunakan material gipsum dan triplek, yang seluruhnya telah disiapkan oleh pihak PTPN. Konsep bangunan dirancang sederhana namun tetap mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan bagi para penghuninya.
Huntara tersebut nantinya akan ditempati oleh warga yang terdampak banjir dari sejumlah daerah, di antaranya Garoga, Hutagodang, Aek Ngadol, dan Batu Hula. Selama masa pemulihan, hunian ini menjadi solusi sementara sebelum masyarakat dapat kembali menempati rumah permanen.
"Ini akan ditempati oleh warga yang terdampak bencana banjir," lanjutnya.
Selain Huntara, pemerintah juga menyiapkan Hunian Tetap (Huntap). Jika digabungkan, total pembangunan Huntara dan Huntap di Tapsel mencapai sekitar 700 unit.
Hunian sementara ini disiapkan lengkap dengan fasilitas penunjang aktivitas harian warga, sehingga masyarakat tetap dapat menjalani kehidupan dengan layak selama masa transisi pascabencana.
Pembangunan Huntara di Batangtoru ini menjadi langkah nyata dalam upaya percepatan pemulihan serta perlindungan bagi warga terdampak bencana di Tapanuli Selatan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Serang, Memaknai momentum Earth Day 2026, TACO menegaskan komitmennya dalam mendorong standar baru industri melalui penerapan sistem pro
Ekbis
Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah
kota
KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi&ndashJakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi
kota
Sergai sumut24.co Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdang Bedagai menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan berencana yan
Hukum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kecamatan Teluk Nibung kembali meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke58 tingkat Kota Tanjungb
News
sumut24.co Labuhanbatu, Team Reskrim Polsek Bilah Hilir berhasil dibawah komando Kanit Reskrim Ipda Rico Marthin Sihombing SH, memburu dan
News
sumut24.co ASAHAN, Perkebunan kelapa sawit yang seharusnya menjadi wilayah usaha dan penghidupan warga, ternyata disalahgunakan sebagai tem
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Asahan pada Senin pagi ini, saat Pemerintah Kabupaten Asahan melaksana
News
sumut24.co ASAHAN, Upaya peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di wilayah Kabupaten Asahan berhasil digagalkan oleh personel Sa
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan. A
News