sumut24.co -ACEH, PT
PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) terus memperkuat upaya penyelamatan aset negara dengan melaksanakan pensertipikatan Hak Guna Bangunan (HGB) tapak tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang tersebar di seluruh jalur transmisi di Provinsi Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang Semester II Tahun 2025 (Juli–Desember 2025).
Baca Juga:
Upaya penyelamatan aset tersebut dilaksanakan melalui koordinasi dan sinergi antara
PLN UPP SBU 1 dengan Kantor Pertanahan (
BPN) di beberapa wilayah, meliputi Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam.Tim
PLN UIP Sumbagut yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Fahrul Rozi, Junior Officer Pertanahan & ROW, Robi Alfandi, Junior Officer Perizinan, Ade Bima, Junior Officer Pertanahan & ROW, Reza Agustria, Junior Officer Konstruksi, Namiruddin, Junior Officer Konstruksi, serta Didy Drusmil, Junior Officer Pertanahan & ROW.
Dari sisi pemangku kepentingan, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Kepala Kantor Pertanahan beserta tim Kepala Seksi
BPN, yaitu Kepala Kantor
BPN Kabupaten Aceh Singkil, Sudarman, Kepala Kantor
BPN Kabupaten Aceh Tenggara, Maimun, Kepala Kantor
BPN Kabupaten Pakpak Bharat, Mindo Desima Sianturi, serta Kepala Kantor
BPN Kota Subulussalam, Suryalita.Melalui program Care for Asset
PLN yang selaras dengan target korporat, hingga akhir Semester II Tahun 2025,
PLN UPP SBU 1 berhasil menerbitkan 33 sertipikat HGB tapak tower SUTT, dengan rincian 9 HGB dari Kantor
BPN Kabupaten Aceh Singkil, 7 HGB dari Kantor
BPN Kabupaten Aceh Tenggara, 15 HGB dari Kantor
BPN Kabupaten Pakpak Bharat, 2 HGB dari Kantor
BPN Kota Subulussalam.
Kepala Kantor
BPN Kabupaten Aceh Singkil, Sudarman, menyampaikan komitmen
BPN dalam mendukung penertiban dan legalisasi aset negara."
BPN berkomitmen mendukung upaya
PLN dalam pensertipikatan aset negara. Kolaborasi ini penting untuk memberikan kepastian hukum dan mencegah potensi permasalahan di kemudian hari," ungkap Sudarman.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Kantor
BPN Kabupaten Aceh Tenggara, Maimun, yang menilai sinergi lintas instansi menjadi kunci kelancaran proses pensertipikatan."Koordinasi yang baik antara
PLN dan
BPN membuat proses pensertipikatan tapak tower dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan," ujarnya.
General Manager
PLN UIP Sumbagut, Dewanto, Rabu (31/12/2025) menyampaikan bahwa pensertipikatan tapak tower merupakan langkah strategis
PLN dalam menjaga dan mengamankan aset negara yang digunakan untuk mendukung keandalan sistem transmisi listrik.
"Penyelamatan aset tapak tower SUTT melalui penerbitan HGB merupakan bagian penting dari tata kelola aset
PLN. Upaya ini tidak hanya memberikan kepastian hukum atas aset negara, tetapi juga mendukung keandalan sistem transmisi listrik secara berkelanjutan," ujar Dewanto.Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang solid antara
PLN dan Badan Pertanahan Nasional.
"Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi dari
BPN di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Sinergi yang terjaga dengan baik ini menjadi kunci keberhasilan penyelamatan aset negara," pungkasnya.Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara
PLN dan
BPN, diharapkan upaya penyelamatan aset negara dapat terus dilaksanakan secara aman, tertib, dan akuntabel, sekaligus mendukung penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal bagi masyarakat. (C04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News